Untari Kartika Widyapramesthi, . (2024) IDENTIFIKASI KESESUAIAN DAN POTENSI INTERAKSI OBAT ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK (ON HEMODIALISA) DI INSTALASI RAWAT JALAN RSUP FATMAWATI JAKARTA SELATAN PERIODE JANUARI – JUNI 2022. Sarjana thesis, Institut Sains dan Teknologi Nasional.
COVER.pdf
Download (258kB)
ORIIDSNALITAS.pdf
Download (297kB)
ABSTRAK.pdf
Download (115kB)
BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only
Download (126kB)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only
Download (335kB)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (112kB)
FULL.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Penyakit GGK ditandai dengan penurunan LFG <60 ml/menit/1,73 m2 memerlukan
terapi pengganti ginjal seperti hemodialisis. Faktor risiko terbesar yang
mempengaruhi terjadinya GGK yaitu hipertensi. Pasien GGK memerlukan
kombinasi beberapa obat, namun pada beberapa kasus ditemukan ketidaksesuaian
penggunaan obat yang mengakibatkan tidak efektifnya pengobatan dan munculnya
kejadian yang tidak diharapkan. Bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien,
jenis obat antihipertensi terbanyak, gambaran tekanan darah, menganalisis
kesesuaian obat antihipertensi, serta potensi interaksi obat berdasarkan mekanisme
kerja dan tingkat keparahan pada pasien GGK yang menjalani hemodialisis.
Penelitian yang digunakan adalah cross-sectional menggunakan metode
retrospektif berdasarkan data rekam medis pasien. Sampel diambil berdasarkan
kriteria inklusi dan ekslusi dengan metode purposive sampling periode Januari-Juni
2022. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik pasien berdasarkan usia
terbanyak pada rentang usia 55-64 tahun, jenis kelamin terbanyak adalah laki-laki,
serta penyakit penyerta terbanyak adalah hipertensi. Obat antihipertensi tunggal
yang paling banyak digunakan adalah ramipril (2,91%), obat antihipertensi
kombinasi terbanyak adalah candesartan, amlodipine dan bisoprolol (8,74%).
Pasien GGK paling banyak menderita hipertensi stage 2 (49,02%). Evaluasi
kesesuaian penggunaan obat menunjukkan tepat pasien (100%), tepat indikasi
(100%), tepat obat (100%), tepat dosis (100%), dan tepat cara pemberian (100%).
Potensi interaksi obat berdasarkan literatur terhadap mekanisme kerja terbanyak
yaitu farmakodinamik (64,47%) dan tingkat keparahan terbanyak yaitu moderate
(75,66%).
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Additional Information: | 1.Apt. Dwi Yulianti, S. Farm 2.Apt. Amelia Febriani, M. Si 3.Apt. Lia Puspitasari, M. Si |
| Subjects: | L Education > L Education (General) T Technology > T Technology (General) |
| Divisions: | Fakultas Farmasi (FF) > Farmasi |
| Depositing User: | perpusistn3 |
| Date Deposited: | 22 Apr 2026 07:39 |
| Last Modified: | 22 Apr 2026 07:39 |
| URI: | http://repo.istn.ac.id/id/eprint/1080 |
