Berliando Suryahandika, . (2024) AMBARAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG DAGUSIBU OBAT DI RT 002 KELURAHAN DUREN SAWIT. Sarjana thesis, Institut Sains dan Teknologi Nasional..
COVER .pdf
Download (102kB)
ORISINALITAS .pdf
Download (393kB)
ABSTRAK.pdf
Download (170kB)
BAB 1 .pdf
Restricted to Registered users only
Download (263kB)
BAB 2 .pdf
Restricted to Registered users only
Download (393kB)
BAB 5 .pdf
Restricted to Registered users only
Download (180kB)
SKRIPSI - BERLIANDO SURYAHANDIKA-20334770.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa dan sosial yang
memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis.
Pembangunan kesehatan sebagai salah satu upaya pembangunan nasional
diarahkan guna tercapainya kesadaran, kemauan dan kemampuan untuk hidup
sehat bagi setiap penduduk agar terwujudnya derajat kesehatan masyarakat yang
optimal. Antibiotik adalah obat keras yang paling sering digunakan namun
penggunaannya masih banyak yang tidak tepat sehingga sering sekali terjadi
peningkatan resistensi antibiotik. Resistensi ini terjadi akibat turun atau hilangnya
efektifitas obat karena kurangnya informasi yang akurat, dan tingkat pendidikan
yang minim. DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) adalah Program
Gerakan Keluarga Sadar Obat yang diprakarsai oleh Ikatan Apoteker Indonesia
dalam mencapai pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan
obat dengan benar. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian survei,
menggunakan rancangan penelitian potong silang (cross sectional), Penelitian ini
dilakukan dilingkungan di RT 002 Kelurahan Duren Sawit. Pengumpulan data
menggunakan kuesioner dan googlefrom dengan populasi penelitian sebanyak 300
KK. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 171 orang, hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa responden yang mempunyai pengetahuan DAGUSIBU
sebanyak 74 responden di umur 26-35 tahun. Berdasarkan jenis kelamin pada
penelitian ini menunjukkan sebagian besar responden mempunyai jenis kelamin
perempuan yaitu 103 responden, sedangkan jenis kelamin laki – laki hanya 68
responden. Berdasarkan Pendidikan diperoleh hasil penelitian bahwa pendidikan
terakhir responden tertinggi ada pada tingkat lainnya. Hasil pen.elitian ini
menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat belum mengetahui DAGUSIBU
yang baik dan benar.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Additional Information: | 1.apt yayah siti M,fram 2.apt putu nilasari M,fram |
| Subjects: | L Education > L Education (General) T Technology > T Technology (General) |
| Divisions: | Fakultas Farmasi (FF) > Farmasi |
| Depositing User: | perpusistn4 |
| Date Deposited: | 23 Apr 2026 04:32 |
| Last Modified: | 23 Apr 2026 04:32 |
| URI: | http://repo.istn.ac.id/id/eprint/1128 |
