Adella Wendy Putri, . (2026) Proyeksi Kebutuhan Unit Hunian Rusun Sederhana Sewa Untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah Menggunakan Metode Peramalan ARIMAX Forecasting di Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Magister thesis, Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN).
Cover- Adella.pdf
Download (205kB)
Abstrak - Adella.pdf
Download (248kB)
BAB 1 - Adella.pdf
Restricted to Registered users only
Download (256kB)
BAB 2 - Adella.pdf
Restricted to Registered users only
Download (490kB)
BAB 5 - Adella.pdf
Restricted to Registered users only
Download (287kB)
TESIS_ADELLA WENDY_24530003_FINAL REV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Provinsi DKI Jakarta menghadapi tantangan besar dalam penyediaan hunian layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) akibat keterbatasan lahan yang ekstrem dan akumulasi jumlah penduduk yang terus meningkat. Meskipun pembangunan Rusunawa telah dilakukan, angka backlog hunian belum menunjukkan penurunan yang signifikan. Ketidakakuratan dalam memproyeksikan kebutuhan hunian di masa depan berisiko menyebabkan ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan, sehingga diperlukan sebuah model peramalan yang mampu mengakomodasi berbagai variabel eksogen sosial-ekonomi yang dinamis guna mendukung perencanaan pembangunan yang lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor determinan yang memengaruhi kebutuhan hunian, menentukan model peramalan terbaik, serta menyusun proyeksi kebutuhan unit Rusunawa di DKI Jakarta periode 2025–2035 yang akurat sebagai acuan kebijakan. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan model Autoregressive Integrated Moving Average with Exogenous Variables (ARIMAX). Data yang dianalisis merupakan data deret waktu (time series) tahunan dari tahun 2004 hingga 2024, yang mencakup variabel demografi, ekonomi, dan ketersediaan lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model ARIMAX (3, 1, 1)(0,1,1) adalah model terbaik dengan tingkat akurasi tinggi, ditunjukkan oleh nilai RMSE sebesar 925,534 dan telah memenuhi uji asumsi white noise. Secara kuantitatif, tujuh variabel eksogen terbukti signifikan (p < 0,05) memengaruhi kebutuhan hunian, yaitu jumlah penduduk, jumlah rumah tangga, jumlah MBR, ketersediaan unit, jumlah pendaftar, angka backlog, dan jumlah pembangunan tahunan. Hasil proyeksi menunjukkan tren peningkatan kebutuhan hunian dari 9.078 unit pada tahun 2025 menjadi 12.443 unit pada tahun 2035, dengan rata-rata pertumbuhan kebutuhan sebesar 336 unit per tahun. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa kebutuhan Rusunawa di Jakarta bersifat inelastis terhadap fluktuasi upah dan ketersediaan lahan fisik. Rekomendasi praktikal bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta adalah perlunya intervensi melalui strategi intensifikasi vertikal dan penerapan model proyeksi bergulir (rolling forecast) yang adaptif untuk memastikan perencanaan hunian tetap responsif. Peneliti selanjutnya disarankan untuk memperluas variabel penelitian pada aspek zonasi lahan mikro atau pengaruh Transit Oriented Development (TOD) guna memperoleh estimasi yang lebih spesifik di tingkat wilayah administrasi
| Item Type: | Thesis (Magister) |
|---|---|
| Additional Information: | 1.Dr.Ir. Lukman Sukarma, M.SE, MTQM (Hons) |
| Subjects: | L Education > L Education (General) T Technology > T Technology (General) |
| Divisions: | Fakultas Sains Teknolgi Terapan (FSTT) > Teknik Industri S2 |
| Depositing User: | perpusistn5 |
| Date Deposited: | 24 Apr 2026 03:06 |
| Last Modified: | 24 Apr 2026 03:06 |
| URI: | http://repo.istn.ac.id/id/eprint/1131 |
