ANALISIS RISIKO KECELAKAAN KERJA DENGAN METODE HIRARC PADA PEKERJA DI AREA SILO SEMEN PT. X

Alvan Agesa Putra, . (2026) ANALISIS RISIKO KECELAKAAN KERJA DENGAN METODE HIRARC PADA PEKERJA DI AREA SILO SEMEN PT. X. Sarjana thesis, Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN).

[thumbnail of Cover .pdf] Text
Cover .pdf

Download (184kB)
[thumbnail of Pernyataan Orisinalitas.pdf] Text
Pernyataan Orisinalitas.pdf

Download (343kB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia dan Inggris).pdf] Text
Abstrak (Indonesia dan Inggris).pdf

Download (169kB)
[thumbnail of BAB 1 (Pendahuluan).pdf] Text
BAB 1 (Pendahuluan).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (307kB)
[thumbnail of BAB 2 ( Tinjauan Pustaka).pdf] Text
BAB 2 ( Tinjauan Pustaka).pdf
Restricted to Registered users only

Download (623kB)
[thumbnail of BAB 5 ( Kesimpulan).pdf] Text
BAB 5 ( Kesimpulan).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (193kB)
[thumbnail of Full File Skripsi Alvan Agesa Putra.pdf] Text
Full File Skripsi Alvan Agesa Putra.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam kegiatan industri,
khususnya pada industri semen yang memiliki tingkat risiko kecelakaan kerja tinggi. PT. X
sebagai perusahaan manufaktur semen memiliki berbagai aktivitas kerja berbahaya, terutama
di area silo Plant 14 yang berdasarkan data kecelakaan kerja periode 2022–2024 menunjukkan
jumlah insiden tertinggi dibandingkan area lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk
mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, serta memberikan rekomendasi
pengendalian risiko kecelakaan kerja pada pekerja di area silo Plant 14 PT. X menggunakan
metode HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control).
Metode penelitian yang digunakan adalah observasi lapangan, wawancara dengan pekerja, serta
analisis data kecelakaan kerja selama tiga tahun terakhir. Identifikasi bahaya dilakukan pada
setiap aktivitas kerja di area silo, kemudian dilakukan penilaian risiko dengan menentukan
tingkat kemungkinan (likelihood) dan tingkat keparahan (severity) berdasarkan matriks risiko
AS/NZS 4360:2004. Selanjutnya, pengendalian risiko dirumuskan menggunakan lima hirarki
pengendalian risiko, yaitu eliminasi, substitusi, rekayasa teknik, pengendalian administratif,
dan penggunaan alat pelindung diri (APD).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi bahaya utama di area silo meliputi paparan debu
semen, risiko jatuh dari ketinggian, tertimpa atau terkena material, kebisingan, serta bahaya
confined space. Penilaian risiko menunjukkan bahwa sebagian besar aktivitas kerja berada pada
tingkat risiko sedang hingga tinggi, sehingga memerlukan perhatian dan tindakan pengendalian
dari manajemen. Rekomendasi pengendalian risiko difokuskan pada peningkatan prosedur
kerja, perbaikan sistem pengamanan, penerapan izin kerja khusus, peningkatan pelatihan K3,
serta pengawasan penggunaan APD secara konsisten. Dengan penerapan rekomendasi tersebut,
diharapkan dapat menurunkan tingkat risiko kecelakaan kerja dan meningkatkan keselamatan
kerja di area silo Plant 14 PT. X.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: Erika, S.T.,M.T.
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Sains Teknolgi Terapan (FSTT) > Teknik Industri S1
Depositing User: . Alvan Agesa Putra
Date Deposited: 29 Apr 2026 03:45
Last Modified: 29 Apr 2026 03:45
URI: http://repo.istn.ac.id/id/eprint/1156

Actions (login required)

View Item
View Item