Dita Annisa Rusiadi, . (2025) EVALUASI PENGGUNAAN OBAT ANTIDIABETIK PADA PASIEN RAWAT JALAN DENGAN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI RUMAH SAKIT ISLAM BOGOR PERIODE JANUARI-JUNI 2024. Sarjana thesis, Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN).
cover_DITA ANNISA RUSIADI.pdf
Download (232kB)
orisinalitas_DITA ANNISA RUSIADI.pdf
Download (1MB)
abstrak_DITA ANNISA RUSIADI.pdf
Download (1MB)
bab 1_DITA ANNISA RUSIADI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
bab 2_DITA ANNISA RUSIADI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (12MB)
bab 5 DITA ANNISA RUSIADI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (424kB)
full file skripsi_DITA ANNISA RUSIADI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (38MB)
Abstract
Diabetes Mellitus adalah penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar
glukosa darah. Indonesia menduduki urutan ke-7 dalam 10 besar negara dengan
kasus diabetes tertinggi di dunia (usia 20-79 tahun), dan tahun 2021 Indonesia naik
menjadi urutan ke-5 dengan jumlah kasus sebesar 19,5 juta jiwa dan diprediksi
akan meningkat jadi 28,6 juta pada tahun 2040. Angka kejadian yang tinggi
membuat diabetes mellitus penting untuk dilakukan penatalaksanaan secara tepat.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik pasien, pola penggunaan obat
antidiabetik, dan ketepatan penggunaan obat antidiabetik pada pasien diabetes
mellitus tipe 2. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Islam Bogor Periode
Januari-Juni 2024. Desain penelitian yang digunakan adalah non eksperimental
dengan pendekatan deskriptif dengan metode pengambilan secara retrospektif.
Sampel yang didapat adalah 405 pasien, teknik pengambilan yang digunakan
adalah purposive sampling. Data yang diperoleh dibandingkan dengan PERKENI
2021. Hasil penelitian ini menunjukkan karakteristik pasien paling banyak
berjenis kclamin perempuan, 258 orang (63,71%), kelompok usia terbanyak
adalah usia 55-64 tahun, 215 orang (53,10%), sebanyak 344 orang (84,93%)
memiliki penyakit penyerta yang terbanyak adalah hipertensi yaitu 93 orang
(27,03%), dan nilai Gula Darah Puasa lebih banyak yang tidak terkontrol, 269
orang (66,42%). Obat yang paling sering ada dalam resep adalah glimepiride 152
(27,74%). Рola terapi yang paling banyak digunakan adalah kombinasi 3 atau lebih
antidiabetik oral, yaitu 139 pasien (34,36%), dengan kombinasi terbanyak
metformin + glimepiride + acarbose, 48 pasien (11,85%). Hasil evaluasi ketepatan
penggunaan obat didapatkan 100% tepat indikasi, 95,31% tepat dosis, 82,46%
tepat obat, dan 98,52% tepat pasien.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Additional Information: | apt. Siswati, M. Farm |
| Subjects: | L Education > L Education (General) T Technology > T Technology (General) |
| Divisions: | Fakultas Farmasi (FF) > Farmasi |
| Depositing User: | perpusistn5 |
| Date Deposited: | 28 Apr 2026 07:53 |
| Last Modified: | 28 Apr 2026 07:57 |
| URI: | http://repo.istn.ac.id/id/eprint/1190 |
