EVALUASI PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI DENGAN METODE ATC/DDD DI KLINIK SATELIT UI MAKARA DEPOK PERIODE JANUARI-DESEMBER TAHUN 2024

Juniawan, . (2025) EVALUASI PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI DENGAN METODE ATC/DDD DI KLINIK SATELIT UI MAKARA DEPOK PERIODE JANUARI-DESEMBER TAHUN 2024. Sarjana thesis, Institut Sains dan Teknologi Nasional.

[thumbnail of Cover.Juniawan.pdf] Text
Cover.Juniawan.pdf

Download (213kB)
[thumbnail of Orisinlaitas.Juniawan.pdf] Text
Orisinlaitas.Juniawan.pdf

Download (258kB)
[thumbnail of Abstrak.Juniawan.pdf] Text
Abstrak.Juniawan.pdf

Download (184kB)
[thumbnail of bab 1.Juniawan.pdf] Text
bab 1.Juniawan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (426kB)
[thumbnail of bab 2.Juniawan.pdf] Text
bab 2.Juniawan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (660kB)
[thumbnail of bab 5.Juniawan.pdf] Text
bab 5.Juniawan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (297kB)
[thumbnail of Full File Skripsi.Juniawan.pdf] Text
Full File Skripsi.Juniawan.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi di Indonesia dan dunia. Penggunaan obat antihipertensi tidak rasional dapat memperburuk kondisi pasien dan meningkatkan risiko komplikasi. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi penggunaan obat dengan metode ATC/DDD (Anatomical Therapeutic Chemical/Defined Daily Dose) yang direkomendasikan oleh WHO untuk menilai rasionalitas penggunaan obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan obat antihipertensi di Klinik Satelit UI Makara Depok pada tahun 2024 serta menilai kesesuaiannya dengan Formularium Nasional untuk FKTP. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif. Data diperoleh dari rekam medis pasien hipertensi yang mendapat terapi antihipertensi periode Januari-Desember 2024. Teknik pengambilan sempel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 516 pesien yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil analisis karakteristik pasien yang menerima terapi antihipertensi didominasi oleh laki-laki (55,04%), Berdasarkan kategori usia, pasien tergolong dalam kelompok usia lansia akhir (44,57%). Sebagian besar pasien memiliki TDS/TDD kategori hipertensi tingkat 1 (37,21%) dengan diagnosis terbanyak hipertensi esensial (91,86%). Jenis obat antihipertensi paling banyak digunakan adalah amlodipin dari golongan CCB, sediaan 5 mg dengan jumlah pasien 236 (38,50%) dan 10 mg 192 pasien (31,32%), dengan total penggunaan 428 pasien (69,82%). Analisis kuantitatif didapat nilai DDD/1000 pasien/hari tertinggi ditemukan pada obat amlodipin dengan 77,24 DDD/1000 pasien/hari (75,20%). Hal ini menunjukkan bahwa obat golongan ini sering digunakan dalam pengobatan hipertensi di klinik tersebut. Kesesuaian penggunaan obat antihipertensi dengan FORNAS tergolong baik dengan kesesuaian 100% untuk Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama, menunjukkan bahwa terapi yang diberikan sudah sesuai dengan pedoman nasional dan prinsip penggunaan obat yang rasional, namun diperlukan evaluasi berkala untuk menjaga efektivitas dan efisiensi terapi.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1. apt. Drs. Tahoma Siregar, M.Si. 2. apt. Jerry, M.Farm
Subjects: L Education > L Education (General)
R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Farmasi (FF) > Farmasi
Depositing User: perpusistn4
Date Deposited: 29 Apr 2026 07:29
Last Modified: 29 Apr 2026 07:29
URI: http://repo.istn.ac.id/id/eprint/1228

Actions (login required)

View Item
View Item