STUDI IN SILICO: ANALISIS EFIKASI DAN KEAMANAN SENYAWA ORGANOSULFUR UMBI BAWANG PUTIH (Allium sativum L.) SEBAGAI AGEN ANTIEPILEPSI MATERNAL

Seva Adriansyah, . (2025) STUDI IN SILICO: ANALISIS EFIKASI DAN KEAMANAN SENYAWA ORGANOSULFUR UMBI BAWANG PUTIH (Allium sativum L.) SEBAGAI AGEN ANTIEPILEPSI MATERNAL. Sarjana thesis, Institut Sains dan Teknologi Nasional.

[thumbnail of Cover.Seva.pdf] Text
Cover.Seva.pdf

Download (55kB)
[thumbnail of Orisinalitas.Seva.pdf] Text
Orisinalitas.Seva.pdf

Download (111kB)
[thumbnail of Abstrak.Seva.pdf] Text
Abstrak.Seva.pdf

Download (46kB)
[thumbnail of bab 1.Seva.pdf] Text
bab 1.Seva.pdf
Restricted to Registered users only

Download (56kB)
[thumbnail of bab 2.Seva.pdf] Text
bab 2.Seva.pdf
Restricted to Registered users only

Download (362kB)
[thumbnail of bab 5.Seva.pdf] Text
bab 5.Seva.pdf
Restricted to Registered users only

Download (46kB)
[thumbnail of Full File Skripsi_Seva.pdf] Text
Full File Skripsi_Seva.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Epilepsi merupakan suatu kelainan neurologis paling memberatkan di dunia yang disebabkan oleh lonjakan muatan listrik di otak. Obat antiepilepsi merupakan terapi utama dalam penanganan epilepsi tetapi memiliki efek teratogenik sehingga tidak aman untuk kehamilan. Dalam penelitian in vivo senyawa organosulfur umbi bawang putih (Allium sativum L.) telah terbukti memiliki efek antikejang terhadap mencit. Penelitian dilakukan untuk menganalisis efikasi dan keamanan senyawa organosulfur umbi bawang putih sebagai agen antiepilepsi maternal melalui metode in silico. Network pharmacology dan molecular docking merupakan metode yang digunakan untuk mengetahui efikasi dari senyawa organosulfur umbi bawang putih sedangkan virtual screening dengan EmbryoTox digunakan untuk mengetahui efek teratogeniknya. Hasil analisis efikasi menunjukkan 14 dari 33 senyawa organosulfur umbi bawang putih terbukti memiliki aktivitas pada jalur GABAerik sinaps dan glutamatergik sinaps melalui interaksinya dengan 8BHM, 2OKJ, 7Y7Y, 5H8S dan 9FF0 dengan nilai energi pengikatan lebih baik dibanding native ligand dan diperkuat dengan adanya interaksi ikatan pada residu asam amino. Hasil analisis teratogenisitas menunjukkan 8 dari 14 senyawa organosulfur umbi bawang putih memiliki profile keamanan baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa 8 senyawa organosulfur yang terdiri dari (E)-Ajoene, (Z)-ajoene, Allitridin, Allyl pentasulfide, Diallyl heptasulfide, Diallyl hexasulfide, Diallyl tetrasulfide, dan Methyl 3-(methylsulfinyl)-1-propenyl disulfide berpotensi sebagai agen antiepilepsi maternal.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1. apt. Herdini, M.Si. 2. Dr. Desy Muliana Wenas, M.Si., S.Si
Subjects: L Education > L Education (General)
R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Farmasi (FF) > Farmasi
Depositing User: perpusistn4
Date Deposited: 29 Apr 2026 07:45
Last Modified: 29 Apr 2026 07:45
URI: http://repo.istn.ac.id/id/eprint/1232

Actions (login required)

View Item
View Item