EVALUASI PERILAKU PASIEN DALAM PENGOBATAN ANTIDIABETES PADAPASIENDIABETESMELITUS TIPE 2 DI RUMAH SAKIT UMUM KOTA TANGERANG

Astri Aulia Azzahra, . (2025) EVALUASI PERILAKU PASIEN DALAM PENGOBATAN ANTIDIABETES PADAPASIENDIABETESMELITUS TIPE 2 DI RUMAH SAKIT UMUM KOTA TANGERANG. Sarjana thesis, Institut Sains dan Teknologi Nasional.

[thumbnail of CVR.pdf] Text
CVR.pdf

Download (91kB)
[thumbnail of ORI.pdf] Text
ORI.pdf

Download (81kB)
[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf

Download (91kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (93kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (430kB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (100kB)
[thumbnail of FULLFILE.pdf] Text
FULLFILE.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

Latar belakang: Diabetes Melitus tipe 2 (DM T2) merupakan beban kesehatan utama di Indonesia, dengan prevalensi nasional sekitar 11,3 % pada tahun 2024 dan meningkat tajam pada usia 51-60 tahun (16,7 %) Trading Economics 2024. Pada sampel penelitian, 34 % masih merokok dan 70 % memiliki HbA1c > 7 %, menandakan kontrol glikemik belum optimal. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keamanan penggunaan obat pada pasien diabetes melitus tipe 2 di RSUD Kota Tangerang. Metode: Penelitian deskriptif cross-sectional dilakukan pada Agustus 2025 terhadap 50 pasien DM T2 di Instalasi Rawat Jalan RSUD Kota Tangerang. Kuesioner yang telah divalidasi (Cronbach's α = 0,903) digunakan untuk mengumpulkan data demografi, riwayat penyakit, kebiasaan merokok, profil penggunaan obat, serta indikator keamanan penggunaan obat (pola diet, aktivitas fisik, pemantauan glukosa, perawatan kaki, kepatuhan pengobatan). Hasil: mayoritas responden berusia 18-55 tahun (92 %) dengan tingkat pendidikan menengah. 56 % menderita DM > 10 tahun. Distribusi obat menunjukkan Glibenclamide dan Metformin masing-masing 20 %; 16% tidak mengonsumsi obat. Kontrol glikemik buruk (HbA1c > 7 %) pada 70 % responden. Semua indikator keamanan obat terbukti valid (r > 0,279) dan reliabel (α = 0,903). Kesimpulan: Tingginya prevalensi perokok (34 %) dan kontrol glikemik yang tidak memadai menuntut intervensi terintegrasi, meliputi program berhenti merokok 5A/5R, intensifikasi terapi farmakologis, serta edukasi diet dan aktivitas fisik. Temuan ini memberikan dasar bagi kebijakan kesehatan berbasis usia dan komorbiditas di Indonesia.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1. Dr. apt. Putu Rika Veryanti, M.Farm-Klin 2. apt. Teodhora, M.Farm
Subjects: L Education > L Education (General)
R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Farmasi (FF) > Farmasi
Depositing User: perpusistn4
Date Deposited: 30 Apr 2026 04:43
Last Modified: 30 Apr 2026 04:43
URI: http://repo.istn.ac.id/id/eprint/1259

Actions (login required)

View Item
View Item