Alit Iman Taohid, . (2025) STUDI PEMANFAATAN LIMBAH BATA MERAH UNTUK MEREDUKSI PENGGUNAAN SEMEN PADA MORTAR. Sarjana thesis, Institut Sains dan Teknologi Nasional.
cover.pdf
Download (61kB)
orisinalitas.pdf
Download (350kB)
abstrak.pdf
Download (154kB)
bab 1.pdf
Restricted to Registered users only
Download (198kB)
bab 2.pdf
Restricted to Registered users only
Download (476kB)
bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (140kB)
Skripsi - FULL.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6MB)
Abstract
Kebutuhan kuat tekan mortar minimum untuk elemen non-struktural yang
disyaratkan adalah 2,4 MPa. Namun, mortar yang dibuat dengan semen portland
bisa mencapai 17,2 MPa, jauh di atas batas minimum sehingga berpotensi
menimbulkan pemborosan. Untuk mengurangi biaya sekaligus memanfaatkan
sumber daya lokal, limbah bata merah yang sering dijumpai di lokasi proyek dapat
dimanfaatkan sebagai bahan pengganti sebagian semen. Pemanfaatan ini
diharapkan tidak hanya menekan jumlah limbah konstruksi, tetapi juga mendukung
penerapan prinsip konstruksi berkelanjutan (Sustainable construction).
Penelitian ini memanfaatkan limbah bata merah yang diperoleh dari lokasi
proyek. Limbah bata merah tersebut dihaluskan menjadi serbuk bata, kemudian
dicampurkan ke dalam adukan mortar dengan proporsi 30%, 40%, dan 50% dari
berat semen. Tiga varian mortar hasil campuran ini kemudian dibandingkan dengan
mortar tanpa limbah bata merah yang memiliki komposisi 1PC : 4PS, baik dari segi
kuat tekan maupun efisiensi biaya produksi.
Pengujian pada umur 28 hari memperlihatkan bahwa mortar dengan
komposisi 1PC : 4PS menghasilkan kuat tekan sebesar 13,32 MPa. Sementara itu,
penggunaan limbah bata merah dengan proporsi 30%, 40%, dan 50% dari berat
semen menghasilkan kuat tekan berturut-turut 9,21 MPa, 9,04 MPa, dan 7,32 MPa.
Meskipun terjadi penurunan dibandingkan mortar normal, nilai kuat tekan dari
seluruh variasi masih melampaui batas minimum 2,4 MPa yang disyaratkan. Dari
sisi ekonomi, penggunaan limbah bata merah dapat menekan biaya produksi dengan
efisiensi masing-masing sebesar 26,30%, 32,42%, dan 38,46%. Hasil ini
menunjukkan bahwa limbah bata merah berpotensi menjadi bahan alternatif yang
tidak hanya lebih hemat biaya, tetapi juga ramah lingkungan untuk aplikasi mortar
non-struktural.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Additional Information: | 1.Ir. Ismono Kusmaryono, ST, MТ 2.Ir. Wawan Kuswaya, MT |
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) |
| Divisions: | Fakultas Sains Teknolgi Terapan (FSTT) > Teknik Sipil S1 |
| Depositing User: | perpusistn5 |
| Date Deposited: | 05 Jun 2026 04:23 |
| Last Modified: | 05 Jun 2026 04:23 |
| URI: | http://repo.istn.ac.id/id/eprint/1444 |
