ANALISIS SISTEM RANTAI PASOK OBAT: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW

Chela Aprilia, . (2026) ANALISIS SISTEM RANTAI PASOK OBAT: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW. Sarjana thesis, INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL.

[thumbnail of 1.COVER.pdf] Text
1.COVER.pdf

Download (6MB)
[thumbnail of 2.ORSINALITAS.pdf] Text
2.ORSINALITAS.pdf

Download (501kB)
[thumbnail of 3. Abstrak (Indonesia dan Inggris).pdf] Text
3. Abstrak (Indonesia dan Inggris).pdf

Download (278kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (114kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (295kB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf

Download (698kB)
[thumbnail of 7. FULL FILE SKRIPSI CHELA APRILIA.pdf] Text
7. FULL FILE SKRIPSI CHELA APRILIA.pdf

Download (8MB)

Abstract

ABSTRAK
Rantai pasokan farmasi yang kompleks dan melibatkan banyak aktor rentan terhadap gangguan operasional seperti keterlambatan distribusi, fluktuasi permintaan, ketergantungan impor, serta perbedaan regulasi (GMP, GDP) antarnegara. Transformasi digital (IoT, AI, Blockchain) dan Pharmaceutical Supply Chain 4.0 berpotensi meningkatkan efisiensi serta ketahanan, namun di Indonesia masih terhambat infrastruktur, regulasi, dan kesiapan industri Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme, regulasi, tantangan dan inovasi, peran teknologi digital rantai pasok obat. Penelitian ini menggunakan systematic literature review dengan penelusuran PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar. Artikel diseleksi mengikuti tahapan PRISMA dan kriteria PICOS, kemudian dilakukan ekstraksi data dan sintesis tematik. Sebanyak 41 artikel dianalisis, terdiri dari 8 artikel dari PubMed, 11 artikel dari ScienceDirect dan 31 artikel dari Google Scholar. Hasil menunjukkan negara berpendapatan tinggi cenderung memiliki rantai pasok lebih terstandar, terintegrasi digital dan didukung regulasi kuat untuk meningkatkan traceability serta mencegah obat palsu. Sebaliknya, negara berpendapatan menengah dan rendah, termasuk Indonesia, masih menghadapi keterbatasan infrastruktur logistik, penerapan regulasi yang belum merata, minim integrasi sistem informasi, serta kesenjangan distribusi urban-rural yang meningkatkan risiko stock-out. Teknologi digital seperti Internet of Things, Artificial Intelligence, blockchain, dan analitik data berpotensi meningkatkan visibilitas, ketertelusuran, efisiensi dan ketahanan rantai pasok, namun memerlukan kesiapan data, infrastruktur dan tata kelola yang memadai.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1. apt. Jenny Pontoan, M.Farm 2. apt. Siswati, M.Farm
Subjects: L Education > L Education (General)
R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Farmasi (FF) > Farmasi
Depositing User: . Chela Aprilia
Date Deposited: 26 Feb 2026 06:16
Last Modified: 26 Feb 2026 06:16
URI: http://repo.istn.ac.id/id/eprint/516

Actions (login required)

View Item
View Item