Hapit Sugandi, . (2026) PENGEMBANGAN MODEL MANAJEMEN RISIKO BERBASIS TEKNOLOGI (PREDICTIVE RISK INTELLIGENCE MODEL) UNTUK PROYEK JALAN TOL: STUDI KASUS PEMBANGUNAN JALAN TOL SERPONG - BALARAJA SEKSI 1 B. Magister thesis, Insitut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN).
COVER HAPIT.pdf
Download (149kB)
ORISINALITAS HAPIT.pdf
Download (785kB)
ABSTRAK HAPIT.pdf
Download (371kB)
BAB 1 HAPIT.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
BAB 2 HAPIT.pdf
Restricted to Registered users only
Download (778kB) | Request a copy
BAB 5 HAPIT.pdf
Restricted to Registered users only
Download (413kB) | Request a copy
FULL TESIS HAPIT SUGANDI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB) | Request a copy
Abstract
Sugandi, H. (2025). Pengembangan model manajemen risiko berbasis teknologi (Predictive Risk Intelligence Model) untuk proyek jalan tol: Studi kasus pembangunan Jalan Tol Serpong–Balaraja Seksi 1B (Proposal Tesis, Institut Sains dan Teknologi Nasional).
Proyek jalan tol sebagai infrastruktur strategis nasional memiliki tingkat kompleksitas dan ketidakpastian yang tinggi, sehingga memerlukan pendekatan manajemen risiko yang mendukung pengambilan keputusan berbasis prioritas. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Predictive Risk Intelligence Model untuk menganalisis dan memprioritaskan risiko pada Proyek Jalan Tol Serpong–Balaraja Seksi 1B melalui integrasi Risk Severity Index (RSI), matriks Likelihood–Impact, dan Analytical Hierarchy Process (AHP).
Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed qualitative–quantitative dengan kerangka Discover–Define–Develop–Deliver. Data diperoleh melalui studi literatur, telaah dokumen proyek, serta wawancara dan kuesioner penilaian risiko terhadap tujuh informan kunci yang mewakili unsur pemilik proyek, kontraktor, konsultan, dan pemerintah daerah. Tahap analisis meliputi perhitungan RSI, pemetaan risiko, dan pemeringkatan risiko menggunakan AHP dengan pembobotan Likelihood sebesar 0,25 dan Impact sebesar 0,75.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko keterlambatan pembebasan lahan (RSI = 25) dan curah hujan ekstrem serta banjir (RSI = 20) merupakan risiko dominan. Pemeringkatan AHP menempatkan keterlambatan pembebasan lahan sebagai risiko prioritas tertinggi (skor 1,00), diikuti risiko lingkungan dan kegagalan struktur atau desain. Integrasi RSI dan AHP menghasilkan prioritas risiko yang lebih komprehensif dan mendukung penentuan arah pengelolaan risiko proyek secara sistematis.
Kata kunci: risiko, infrastruktur, RSI, AHP
| Item Type: | Thesis (Magister) |
|---|---|
| Additional Information: | 1). Ir. Suryawan Murtiadi, M.Eng., Ph.D 2). Ir. Syahril Taufik, M.Sc.Eng., Ph.D. |
| Subjects: | A General Works > AC Collections. Series. Collected works T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements |
| Divisions: | Fakultas Sains Teknolgi Terapan (FSTT) > Teknik Sipil S2 |
| Depositing User: | . Hapit Sugandi |
| Date Deposited: | 27 Feb 2026 07:46 |
| Last Modified: | 27 Feb 2026 07:46 |
| URI: | http://repo.istn.ac.id/id/eprint/541 |
