DITHA KURNIATI, . (2018) KUALITAS HIDUP PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK ANTARA TERAРІ HEMODIALISIS DENGAN TERAPI CONTINUOUS AMBULATORY PERITONEAL DIAL YSIS (CAPD) DI RSPAD GATOT SOEBROТО. Sarjana thesis, Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN).
COVER _DITHA KURNIATI.pdf
Download (323kB)
ORISINALITAS _DITHA KURNIATI.pdf
Download (291kB)
ABSTRAK _DITHA KURNIATI.pdf
Download (722kB)
BAB 1 _DITHA KURNIATI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
BAB 2 _DITHA KURNIATI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (18MB)
BAB 5 _DITHA KURNIATI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (596kB)
full file skripsi _DITHA KURNIATI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (48MB)
Abstract
Penyakit Ginjal Kronik (PGK) adalah gangguan fungsi ginjal yang
progressif dan bersifat irreversible. Pasien PGK yang memasuki tahap akhir barus
segera mendapatkan terapi pengganti ginjal untuk mempertahankan hidupnya.
Terapi pengganti ginjal dapat berupa hemodialisis (HD), dialisis peritonial (CAPD
dan CCPD) atau transplantasi ginjal. Terapi pengganti ginjal yang paling banyak
digunakan saat ini adalah terapi HD yang disusul dengan terapi CAPD. Terapi yang
dilakukan baik HD atau CAPD menimbulkan berbagai efek samping seperti
kelelahan fisik, gangguan konsentrasi, gangguan kehidupan sosial dan resiko
infeksi. Efek samping yang ditimbulkan dapat menurunkan kualitas hidup pasien
PGK. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apakah ada perbedaan kualitas
hidup pasien PGK antara terapi HD dengan terapi CAPD. Penelitian ini adalah
U
penelitian observasional analitik. Teknik pengambilan sampel menggunakan
metode consecutive sampling dan didapatkan sampel sebanyak 50 pasien (25 pasien
PGK terapi HD, 25 pasien PGK terapi CAPD). Kuesioner yang digunakan adalah
kuesioner SF-36 yang merupakan salah satu instrument untuk menilai kualitas
hidup yang banyak digunakan di dunia kesehatan. Uji yang digunakan adalah
Saphiro Wilk untuk uji normalitas, dan uji Independent T-Test serta Mann
Whitney untuk uji komparatif, hasil yang didapatkan yaitu skor rata-rata pada
kelompok terapi CAPD sebesar 71,06 ± 13,92 dengan responden yang mempunyai
kualitas hidup baik sebanyak 21 responden dan buruk sebanyak 4 responden
sedangkan pada kelompok terapi HD skor rata-rata sebesar 48,08 ± 14,37 dengan
kualitas hidup baik sebanyak 14 responden dan buruk sebanyak 11 responden.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Additional Information: | 1. įli Musnelina, M.Si. Apt. 2. KolonelCkm. Drs. Del Ferdinal Apt., MA |
| Subjects: | L Education > L Education (General) T Technology > T Technology (General) |
| Divisions: | Fakultas Farmasi (FF) > Farmasi |
| Depositing User: | perpusistn3 |
| Date Deposited: | 04 Mar 2026 02:51 |
| Last Modified: | 04 Mar 2026 02:51 |
| URI: | http://repo.istn.ac.id/id/eprint/558 |
