ANALISIS DESAIN SISTEM DISTRIBUSI LISTRIK UNTUK OPTIMALISASI BIAYA OPERASIONAL PADA STADION BERBASIS BANGUNAN GEDUNG HIJAU

HERI SUCIPTO, . (2025) ANALISIS DESAIN SISTEM DISTRIBUSI LISTRIK UNTUK OPTIMALISASI BIAYA OPERASIONAL PADA STADION BERBASIS BANGUNAN GEDUNG HIJAU. Magister thesis, Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN).

[thumbnail of COVER  HERI SUCIPTO.pdf] Text
COVER HERI SUCIPTO.pdf

Download (295kB)
[thumbnail of ORISINALITAS  _ HERI SUCIPTO.pdf] Text
ORISINALITAS _ HERI SUCIPTO.pdf

Download (850kB)
[thumbnail of ABSTRAK  HERI SUCIPTO.pdf] Text
ABSTRAK HERI SUCIPTO.pdf

Download (555kB)
[thumbnail of BAB 1  _ HERI SUCIPTO.pdf] Text
BAB 1 _ HERI SUCIPTO.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[thumbnail of BAB 2 _ HERI SUCIPTO.pdf] Text
BAB 2 _ HERI SUCIPTO.pdf
Restricted to Registered users only

Download (8MB)
[thumbnail of BAB 5 _ HERI SUCIPTO.pdf] Text
BAB 5 _ HERI SUCIPTO.pdf
Restricted to Registered users only

Download (927kB)
[thumbnail of full file tesis _ HERI SUCIPTO.pdf] Text
full file tesis _ HERI SUCIPTO.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (72MB)

Abstract

Saat ini gedung - gedung yang dibangun pemerintah diwajibkan untuk
menerapkan konsep Bangunan Gedung Hijau (BGH). Selain untuk mengikuti
regulasi penerapan BGH juga memiliki beberapa keuntungan, diantaranya:
Gedung yang ramah terhadap lingkungan dan memiliki biaya operational yang
efisien.
Pada tesis ini metode yang di lakukan adalah penulis mengambil data dari laporan
survey pada 3 stadion yaitu Stadion Harapan Bangsa - Banda Aceh, Stadion
Patriot Candrabaga kota Bekasi dan Stadion Wibawa mukti kabupaten Bekasi,
dan Stadion Harapan Bangsa - Banda Aceh. Namun data yang ditampilkan pada
tesis ini hanya data survey Stadion Patriot Candrabhaga yang berlokasi di kota
Bekasi - Jawa Barat, karena secara kapasitas penonton dan sistem elektrikalnya
hampir sama. Selanjutnya dilakukan desain ulang sistem elektrikal dengan
menerapkan konsep BGH. Setelah dilakukan proses kontruksi berdasarkan desain
sistem elektrikal dengan konsep BGH, penulis melakukan pengecekan pemakaian
energy listrik untuk mengetahui konsumsi listrik setelah renovasi.
Dari hasil pengamatan penulis, pemakaian energy sebelum dan sesudah penerapan
konsep BGH mengalami penurunan yang cukup signifikan. Pemakaian energi
listrik sebelum perbaikan adalah Daya Aktif : 13.227,36 kWh dan Daya Reaktif
:10.251,15 kVARh. Sedangkan pemakaian energi listrik setelah perbaikan adalah
Daya Aktif : 5.926,85 kWh dan Daya Reaktif tidak dihitung karena nilai cos phi
0,93 diatas batas minimal penalty PLN 0,85. Terdapat penghematan pemakaian
daya listrik sebesar 7.300,51 kWh dalam 1 bulan atau hemat 55% untuk
pembayaran kWh dan hemat 100 % untuk pembayaran kVARh.
Hal ini menunjukkan konsep BGH terbukti dapat mengurangi konsumsi energi
listrik pada suatu Gedung, yang selanjutnya akan ikut sumbangsih mengurangi
beban pembangkit konvensional yang tidak ramah lingkungan.

Item Type: Thesis (Magister)
Additional Information: 1. Dr. Ir. H Abdul Multi, MT 2.: Dr. Ing. H Agus Sofwan, M.Eng.Sc
Subjects: L Education > L Education (General)
T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Sains Teknolgi Terapan (FSTT) > Teknik Elektro S2
Depositing User: perpusistn3
Date Deposited: 05 Mar 2026 04:15
Last Modified: 05 Mar 2026 04:15
URI: http://repo.istn.ac.id/id/eprint/574

Actions (login required)

View Item
View Item