UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK n-HEKSANA FULI PALA (Myristica fragrans Houtt.) TERHADAP BAKTERI Cutibacterium acnes SECARA IN SILICO DAN IN VITRO

Kurnia Djayanti Yunus, . (2026) UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK n-HEKSANA FULI PALA (Myristica fragrans Houtt.) TERHADAP BAKTERI Cutibacterium acnes SECARA IN SILICO DAN IN VITRO. Sarjana thesis, Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN).

[thumbnail of COVER UNGU.pdf] Text
COVER UNGU.pdf

Download (179kB)
[thumbnail of ORISINALITAS.pdf] Text
ORISINALITAS.pdf

Download (936kB)
[thumbnail of ABSTRAK-ABSTRACT.pdf] Text
ABSTRAK-ABSTRACT.pdf

Download (265kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (319kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (527kB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (332kB)
[thumbnail of Full Skripsi Kurnia Djayanti Yunus_23330716.pdf] Text
Full Skripsi Kurnia Djayanti Yunus_23330716.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (8MB)

Abstract

Fuli pala (Myristica fragrans Houtt.) berpotensi sebagai agen antibakteri terhadap Cutibacterium acnes karena mengandung berbagai senyawa bioaktif, terutama fenilpropanoid dan terpenoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa aktif dalam ekstrak n-heksana fuli pala melalui pendekatan in silico serta menguji aktivitas antibakterinya secara in vitro. Studi in silico dilakukan dengan menggunakan beberapa protein target penting C. acnes, yaitu lipase, exo-β-1,4-mannosidase, dan β-ketoacyl-ACP synthase III (KAS III), dengan klindamisin HCl sebagai kontrol positif. Analisis in silico mencakup prediksi Lipinski’s Rule of Five, evaluasi sifat farmakokinetik dan toksisitas menggunakan pkCSM dan ProTox, serta simulasi molecular docking menggunakan perangkat lunak PyRx. Hasil menunjukkan miristisin memiliki afinitas ikatan paling kuat terhadap seluruh protein target, ditandai dengan energi ikatan yang lebih negatif dibandingkan native ligand dan kontrol positif. Uji farmakokinetik in silico menunjukkan bahwa miristisin memiliki profil ADMET yang baik, meskipun diprediksi berpotensi mutagenik dan hepatotoksik pada dosis tinggi. Uji in vitro menunjukkan bahwa ekstrak n-heksana fuli pala pada konsentrasi 12,5%, 25%, dan 50% menghasilkan rata-rata Diameter Daya Hambat (DDH) masing-masing sebesar 8,44 ± 1,65 mm (kategori sedang), 12,14 ± 0,84 mm (kategori kuat), dan 13,03 ± 0,62 mm (kategori kuat). Analisis statistik menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara konsentrasi ekstrak terhadap aktivitas antibakteri (p < 0,05) yang menegaskan peningkatan konsentrasi ekstrak secara signifikan meningkatkan aktivitas antibakteri ekstrak fuli pala terhadap C. acnes.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1. Dr. apt. Tiah Rachmatiah, M.Si 2. Ika Maruya Kusuma, S. P., M.Si
Subjects: L Education > L Education (General)
R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Farmasi (FF) > Farmasi
Depositing User: . KURNIA DJAYANTI YUNUS
Date Deposited: 09 Mar 2026 03:59
Last Modified: 09 Mar 2026 03:59
URI: http://repo.istn.ac.id/id/eprint/597

Actions (login required)

View Item
View Item