ANDI MURDIYANSYAH, . (2003) STUDI PENGARUH PEMBUMIAN NETRAL SISTEM TENAGA LISTRIK 20 kV TERHADAP ARUS GANGGUAN BUMI. Sarjana thesis, Institut Sains dan Teknologi Nasional.
COVER Andi Murdiyansyah.pdf
Download (323kB)
ORISINALITAS Andi Murdiyansyah.pdf
Download (344kB)
ABSTRAK Andi Murdiyansyah.pdf
Download (517kB)
BAB 1 Andi Murdiyansyah.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
BAB 2 Andi Murdiyansyah.pdf
Restricted to Registered users only
Download (7MB)
BAB 5 Andi Murdiyansyah.pdf
Restricted to Registered users only
Download (408kB)
Full File Skripsi_Andi Murdiyansyah.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (32MB)
Abstract
Sistem tenaga listrik memiliki jalur ke tanah (pembumian) dibeberapa titik sistem pembumian, ini dilakukan pada netral sistem (neutral earthing). Umumnya pembumian netral ini dilakukan pada netral sisi bintang transformator, seperti pada transformator unit generator dan transformator pada ujung saluran transmisi (Gardu Induk). Dan untuk gangguan hubung singkat 14-G merupakan gangguan yang paling sering terjadi bila dibandingkan dengan gangguan yang lain. Karena itu gangguan 14-G mendapat perhatian khusus. Untuk mengetahui pengaruh jumlah pembumian terhadap distribusi arus gangguan satu fasa ke tanah. Dan tergantung letak terjadinya gangguan Gangguan 1ọ-G. Dan makin dekat terjadinya gangguan di sumber maka arus gangguan yang dihasilkan makin besar dan bila gangguan itu terjadi jauh dari sumber maka arus gangguan yang dihasilkan makin kecil, maka dapat diaplikasikan pada koordinasi relay gangguan buminya. Guna melengkapi hasıl yang diperoleh dari pembumian netral sistem tenaga listrik, dilakukan perhitungan arus gangguan pada penyulang 20 kV, yang terganggu ketika terjadi gangguan bumi. Dan untuk gangguan 14-G pengamanan utama dan koordinasi pada adanya relay gangguan arus bumi. Untuk pembumian 40 dan 12 adalah untuk menyesuaikan dengan alat proteksinya. Dan untuk tahanan pembumian trafo 40 dan 12 2 tidak ada yang buruk asalkan nilai arus gangguan yang dihasilkan tidak melebihi nilai arus gangguan yang ditetapkan. Untuk tahanan 40 2 nilai arus gangguan 300 A dan untuk 12 2 nilai arus gangguan 1.000 A dan disesuaikan dengan proteksinya dan letak gangguan yang terjadi.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Additional Information: | 1. Ir. Eddy Aryanto, M.Eng |
| Subjects: | L Education > L Education (General) T Technology > T Technology (General) |
| Divisions: | Fakultas Sains Teknolgi Terapan (FSTT) > Teknik Elektro S1 |
| Depositing User: | perpusistn5 |
| Date Deposited: | 12 Mar 2026 02:11 |
| Last Modified: | 12 Mar 2026 02:11 |
| URI: | http://repo.istn.ac.id/id/eprint/655 |
