Afifah Rizannah, . (2018) GAMBARAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DENGAN KOMPLIKASI ULKUS/GANGGREN DI INSTALASI RAWAT INAP RS TNI AL Dr. MINTOHARDJO JAKARTA. Sarjana thesis, Institut Sains dan Teknologi Nasional.
COVER _AFIFAH RIZANNAH.pdf
Download (359kB)
ORISINALITAS AFIFAH RIZANNAH.pdf
Download (381kB)
ABSTRAK AFIFAH RIZANNAH.pdf
Download (673kB)
BAB 1 AFIFAH RIZANNAH.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB)
BAB 2 AFIFAH RIZANNAH.pdf
Restricted to Registered users only
Download (35MB)
BAB 5 AFIFAH RIZANNAH.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
full file skripsi_AFIFAH RIZANNAH.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (83MB)
Abstract
Diabetes Melitus adalah masalah utama kesehatan yang dapat menimbulkan komplikasi yang cukup serius. Sebanyak 60-80% kasus DM dengan ulkus/gangren sering disertai infeksi. Pemberian antibiotik secara empiris yang tepat sangat berpengaruh pada proses penyembuhan ulkus/gangren. Tujuan penelitian ini adalah melihat penggunaan antibiotik pada pasien diabetes melitus tipe 2 dengan komplikasi ulkus/gangren di Instalasi Rawat Inap RSAL Dr. Mintohardjo Jakarta pada periode Januari-Desember 2017. Penelitian ini dilakukan secara retrospektif dengan metode random sampling di bagian Rekam Medik RSAL Dr. Mintohardjo Jakarta. Hasil penelitian dari 35 pasien DM dengan ulkus diketahui bahwa jenis pasien dengan jenis kelamin laki-laki 57,14% dan 42,86% pasien perempuan dengan distribusi usia sebesar 45 – 64 tahun 63,64% dan lama perawatan terbesar dalam rentang 1-7 hari 85,71%. Antibiotik empiris yang diberikan pada pasien DM dengan ulkus secara tunggal terbanyak adalah seftriakson 22,86%, dan kombinasi terbanyak adalah seftriakson + metronidazol 45,71%. Dan hasil penelitian dari 43 pasien DM dengan gangren diketahui jenis pasien dengan jenis kelamin laki-laki 25,58% dan 74,42% pasien perempuan dengan distribusi usia sebesar 45 – 64 tahun 57,78% dan lama perawatan terbesar dalam rentang 1-7 hari 79,06%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antibiotik pada pasien DM dengan gangren tunggal terbanyak adalah seftriakson 39,52%, dan kombinasi terbanyak adalah seftriakson + metronidazol 46,50%.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Additional Information: | 1. Annisa Farida Muti, M.Sc., Apt 2. Yoza Hudiatma Octaviar, S.Farm., Apt |
| Subjects: | L Education > L Education (General) R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Farmasi (FF) > Farmasi |
| Depositing User: | perpusistn5 |
| Date Deposited: | 12 Mar 2026 07:19 |
| Last Modified: | 12 Mar 2026 07:19 |
| URI: | http://repo.istn.ac.id/id/eprint/684 |
