Perancangan Prototipe Sistem Penerangan Selasar Otomatis Berbasis Atmega2560

Melisa Aftantia, . (2026) Perancangan Prototipe Sistem Penerangan Selasar Otomatis Berbasis Atmega2560. Sarjana thesis, Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN).

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

Download (108kB)
[thumbnail of Orisinalitas.pdf] Text
Orisinalitas.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf

Download (827kB)
[thumbnail of Bab 1 (Pendahuluan).pdf] Text
Bab 1 (Pendahuluan).pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of Bab 2 ( Tinjauan Pustaka).pdf] Text
Bab 2 ( Tinjauan Pustaka).pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[thumbnail of Bab 5 (Kesimpulan).pdf] Text
Bab 5 (Kesimpulan).pdf
Restricted to Registered users only

Download (462kB)
[thumbnail of Full File Skripsi.pdf] Text
Full File Skripsi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (20MB)

Abstract

Peningkatan kebutuhan energi listrik menuntut adanya sistem pengelolaan energi yang lebih efisien, khususnya pada sektor penerangan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem penerangan otomatis berbasis Arduino Mega yang mampu mengoptimalkan penggunaan energi listrik dengan memanfaatkan pembagian waktu Waktu Beban Puncak (WBP) dan Luar Waktu Beban Puncak (LWBP). Sistem ini menggunakan lampu LED 12V berdaya 3 watt sebagai sumber pencahayaan dan modul Real Time Clock (RTC) sebagai penentu waktu operasional sistem.
Sistem yang dirancang memanfaatkan beberapa komponen utama, yaitu relay 12V DPDT sebagai pengalih sumber daya antara aki dan power supply 12V, relay 5 V sebagai pengatur proses pengisian aki, modul MOSFET sebagai pengendali intensitas cahaya berbasis Pulse Width Modulation (PWM), serta sensor Passive Infrared (PIR) dan sensor Light Dependent Resistor (LDR) sebagai pendeteksi aktivitas dan kondisi cahaya lingkungan. Pada periode WBP, sistem menggunakan sumber daya aki, lampu berada dalam kondisi redup, dan akan menyala terang ketika sensor PIR mendeteksi adanya aktivitas. Sebaliknya, pada periode LWBP, sistem menggunakan power supply 12V, sensor PIR dinonaktifkan, dan tingkat kecerahan lampu dikendalikan oleh sensor LDR berdasarkan intensitas cahaya lingkungan.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem penerangan otomatis mampu bekerja sesuai dengan perancangan dan beroperasi secara stabil pada seluruh kondisi pengujian. Konsumsi energi listrik sistem penerangan otomatis tercatat sebesar 49 Wh per hari, lebih rendah dibandingkan sistem penerangan konvensional yang mengkonsumsi energi sebesar 131 Wh per hari. Dengan demikian, sistem yang dirancang mampu menghasilkan mengurangi penggunaan energi listrik sebesar 62,6%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan sistem penerangan otomatis berbasis waktu dan sensor efektif dalam meningkatkan pengurangan energi listrik, khususnya pada periode Waktu Beban Puncak.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1. Ir. Edy Supriyadi, M.T. 2. M. Febriansyah, S.T.,M.T.
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Divisions: Fakultas Sains Teknolgi Terapan (FSTT) > Teknik Elektro S1
Depositing User: MELISA AFTANTIA
Date Deposited: 16 Mar 2026 07:43
Last Modified: 16 Mar 2026 07:43
URI: http://repo.istn.ac.id/id/eprint/703

Actions (login required)

View Item
View Item