Firmansah, . (2026) ANALISIS STATIS DAN VALIDASI EXPERIMENTAL CONTAINERIZED FIRE PUMP STATION. Magister thesis, Institut Sains dan Teknologi Nasional.
1. COVER TESIS.pdf
Download (50kB)
ori FIRMANSAH_merged (1).pdf
Download (245kB)
5. ABSTRAK..pdf
Download (81kB)
BAB I..pdf
Restricted to Registered users only
Download (514kB)
BAB II..pdf
Restricted to Registered users only
Download (626kB)
BAB V..pdf
Restricted to Registered users only
Download (194kB)
full file skripsi_firmansyah.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (682kB)
Abstract
Pemanfaatan kontainer ISO 40 ft High Cube sebagai containerized fire pump station memberikan keunggulan modularitas, namun modifikasi bukaan ventilasi dan akses berpotensi mengubah jalur aliran beban dan menurunkan kekakuan struktur. Dalam konteks operasi proteksi kebakaran, desain harus memenuhi kebutuhan ventilasi dan akses ruang pompa sesuai NFPA 20, sementara secara struktural tetap mempertimbangkan filosofi ketahanan kontainer berdasarkan ISO 1496-1 untuk kondisi lifting dan stacking. Penelitian ini mengkaji unit kontainer ISO 40 ft High Cube yang dimodifikasi menjadi fire pump station dengan bukaan intake/exhaust louver, pintu ganda yang lebar, rangka pengaku di sekeliling bukaan, serta baseframe internal. Metodologi menggabungkan finite element analysis (FEA) solid 3D elastis linier dan uji statik di workshop untuk validasi kekakuan global. Load case meliputi LC2 (dynamic lifting ψL 1,2g), LC3 (static workshop/operasi pondasi), dan LC4 (dynamic stacking ψstack 2 tier 1,8g). Studi konvergensi mesh menetapkan mesh acuan h= 20 mm. Validasi LC3 dilakukan melalui perbandingan defleksi inkremental Δδ antara FEA dan uji statik workshop pada titik ukur T1-T6, dengan MAPEglobal (T1-T4) sebesar 10,01% yang menunjukkan kesesuaian kekakuan global. Pada mesh acuan, diperoleh LC3: σvm,max= 161,56 MPa, δmax= 2,69 mm, SFdesign,min= 1,55; LC2: σvm,max= 236,71 MPa, δmax= 3,40 mm, SFdesign,min= 1,14; dan LC4 (2 tier 1,8g): σvm,max= 296,21 MPa, δmax= 2,86 mm, SFdesign,min= 1,16. Hotspot tegangan bersifat lokal dan pada beberapa area terindikasi spot stress/singularity, sehingga interpretasi kelayakan difokuskan pada respons global dan tegangan nominal elemen rangka utama di sekitar jalur beban. Secara keseluruhan, hasil menegaskan bahwa integrasi kebutuhan NFPA 20 dan evaluasi struktural berbasis ISO 1496-1 dapat dilakukan secara kuantitatif melalui FEA tervalidasi, serta menghasilkan dasar rekomendasi batas operasional pada kondisi lifting dan stacking.
| Item Type: | Thesis (Magister) |
|---|---|
| Additional Information: | 1. Prof. Dr. Ir. DN Adnyana,APU 2. Dr. Ir. Koswara, M.Sc |
| Subjects: | L Education > L Education (General) T Technology > T Technology (General) |
| Divisions: | Fakultas Sains Teknolgi Terapan (FSTT) > Teknik Mesin S2 |
| Depositing User: | perpusistn5 |
| Date Deposited: | 09 Apr 2026 08:09 |
| Last Modified: | 09 Apr 2026 08:09 |
| URI: | http://repo.istn.ac.id/id/eprint/903 |
