R.M. Pardomuan Siringoringo, . (2014) PERUBAHAN NILAI CD4ʻ PASIEN RAWAT JALAN YANG MENGGUNAKAN ANTIRETROVIRAL DI POLI NAPZA RS Dr. H. MARZOEKI MAHDI BOGOR JAWA BARAT TAHUN 2013. Sarjana thesis, Institut Sains dan Teknologi Nasional.
COVER R.M Pardomuan Siringoringo.pdf
Download (286kB)
ORISINALITAS R.M Pardomuan Siringoringo.pdf
Download (365kB)
ABSTRAK R.M Pardomuan Siringoringo.pdf
Download (446kB)
BAB 1 _R.M Pardomuan Siringoringo.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
BAB 2 R.M Pardomuan Siringoringo.pdf
Restricted to Registered users only
Download (12MB)
BAB 5 R.M Pardomuan Siringoringo.pdf
Restricted to Registered users only
Download (706kB)
Full File Skripsi_R.M Pardomuan Siringoringo.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (27MB)
Abstract
merupakan virus yang menyerang sistem
kekebalan tubuh manusia terutama sel T Cluster of Differentiation 4 (CD4*) dan
makrofag yang merupakan komponen vital dari sistem kekebalan tubuh.
Antiretroviral (ARV) merupakan obat yang menghambat replikasi HIV, sampai
saat ini ARV merupakan satu-satunya obat yang memberikan manfaat besar
dalam pengobatan HIV/AIDS. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
perubahan nilai CD4+ pasien rawat jalan yang menggunakan Antiretroviral.
Penelitian ini dilakukan secara retrospektif dengan metode potong lintang (cross
sectional) terhadap sampel yang diambil secara purposive sampling dari data
rekam medik pasien HIV/AIDS di Poli Napza RS. Dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor
Jawa Barat tahun 2013. Data dianalisis dengan persentase. Hasil yang diperoleh,
karateristik HIV/AIDS di RS. Dr. Marzoeki Mahdi Bogor Jawa Barat dengan
persentase terbesar adalah jenis kelamin laki-laki (60,0%), kelompok umur 20-39
(46,6%), menikah (63,4%); Faktor risiko terbanyak Injection Drug User (IDU)
(40%); stadium klinis 3 (73,4%); kombinasi ARV yang paling banyak digunakan
adalah kombinasi dari Zidovudin, Lamivudin dan Nevirapin (53,4%); infeksi
oportunistik terbanyak diderita adalah tuberkulosis (60,0%); CD4+ awal <200
sel/mm³ (56,7%), nilai CD4+ awal terendah adalah 13 sel/mm³ dan tertinggi 841
sel/ mm³ sedangkan nilai CD4+ akhir terendah adalah 48 sel/mm³ dan tertinggi
adalah 1195 sel/mm³; Perubahan nilai CD4* pasien HIV/AIDS setelah minimal 6
bulan terapi antiretroviral diperoleh data terbanyak memiliki kenaikan CD4+ yang
baik (80%).
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Additional Information: | 1.Dra. Refdanita, M.Si,Apt |
| Subjects: | L Education > L Education (General) T Technology > T Technology (General) |
| Divisions: | Fakultas Farmasi (FF) > Farmasi |
| Depositing User: | perpusistn3 |
| Date Deposited: | 17 Apr 2026 07:51 |
| Last Modified: | 17 Apr 2026 07:51 |
| URI: | http://repo.istn.ac.id/id/eprint/981 |
