OPTIMALISASI TEKNIK PEWARNAAN GIEMSA PADA APUSAN DARAH TIPIS Plasmodium berghei PASCA IRADIASI GAMMA DALAM PENGEMBANGAN VAKSIN MALARIA

INDAH IRMA, . (2014) OPTIMALISASI TEKNIK PEWARNAAN GIEMSA PADA APUSAN DARAH TIPIS Plasmodium berghei PASCA IRADIASI GAMMA DALAM PENGEMBANGAN VAKSIN MALARIA. Sarjana thesis, Institut Sains dan Teknologi Nasional.

[thumbnail of COVER NDAH IRMA.pdf] Text
COVER NDAH IRMA.pdf

Download (263kB)
[thumbnail of ORISINALITAS _INDAH IRMA.pdf] Text
ORISINALITAS _INDAH IRMA.pdf

Download (217kB)
[thumbnail of ABSTRAK INDAH IRMA.pdf] Text
ABSTRAK INDAH IRMA.pdf

Download (507kB)
[thumbnail of BAB 1 INDAH IRMA.pdf] Text
BAB 1 INDAH IRMA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[thumbnail of BAB 2 INDAH IRMA.pdf] Text
BAB 2 INDAH IRMA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)
[thumbnail of BAB 5 _INDAH IRMA.pdf] Text
BAB 5 _INDAH IRMA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (338kB)
[thumbnail of FULL FILE SKRIPSI_INDAH IRMA.pdf] Text
FULL FILE SKRIPSI_INDAH IRMA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (23MB)

Abstract

Malaria merupakan salah satu masalah kesehatan yang besar di Indonesia
sehingga perlu dikendalikan diantaranya dengan membuat vaksin yang khas untuk
penduduk Indonesia. Salah satu aspek penting dalam pembuatan vaksin untuk
dapat melindungi dari serangan malaria adalah identifikasi atau deteksi parasit
dengan pewarnaan Giemsa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui larutan
pewarnaan Giemsa yang optimal untuk mendukung pengembangan vaksin malaria
dengan iradiasi gamma. Darah yang telah terinfeksi Plasmodium berghei
diiradiasi sinar gamma dengan dosis 150 Gy dan darah pasca iradiasi disuntikkan
secara intraperitoneal pada mencit, 2 hari kemudian dilakukan pengamatan parasit
dalam sel darah merah dengan mengambil darah dari ujung ekor mencit untuk dibuat apusan darah tipis. Apusan darah diwarnai dengan larutan Giemsa pada berbagai konsentrasi yaitu 3%, 5%, 7,5%, 8%, 10%, 12%, 15%, dan 20% kemudian diamati secara mikroskopis perbesaran 1000x dan pengamatan intensitas pewarnaan Giemsa dengan menggunakan perangkat lunak pengolahan citra digital imageJ 1.47. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa konsentrasi larutan Giemsa 7,5% merupakan konsentrasi yang paling optimal, pada konsentrasi 7,5% dengan waktu pewarnaan Giemsa 10 menit dengan nilai intensitas sebelum penyimpanan memiliki nilai paling tinggi antara konsentrasi lainnya yaitu 6,844 candela sedangkan nilai intensitas setelah penyimpanan mendapatkan nilai paling tinggi diantara konsentrasi lainnya yaitub 5,835 candela.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1.Dr. Tiah Rachmatiah, M.Si., Apt 2.Dr. Mukh Syaifudin
Subjects: L Education > L Education (General)
T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Farmasi (FF) > Farmasi
Depositing User: perpusistn3
Date Deposited: 17 Apr 2026 07:58
Last Modified: 17 Apr 2026 07:58
URI: http://repo.istn.ac.id/id/eprint/983

Actions (login required)

View Item
View Item