TINGKAT PENGETAHUAN SIKAP DAN PERILAKU MASYARAKAT TENTANG PENGGUNAAN JAMU DALAM MEMELIHARA KESEHATAN DI RT 003 KELURAHAN LEBAK BULUS KECAMATAN CILANDAK JAKARTA SELATAN

RAVEN ZEVANYA ARITONANG, . (2024) TINGKAT PENGETAHUAN SIKAP DAN PERILAKU MASYARAKAT TENTANG PENGGUNAAN JAMU DALAM MEMELIHARA KESEHATAN DI RT 003 KELURAHAN LEBAK BULUS KECAMATAN CILANDAK JAKARTA SELATAN. Sarjana thesis, Institut Sains dan Teknologi Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (177kB)
[thumbnail of ORISINALITAS.pdf] Text
ORISINALITAS.pdf

Download (459kB)
[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf

Download (130kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (69kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (258kB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (126kB)
[thumbnail of FULL.pdf] Text
FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Obat tradisional biasa dikenal dengan sebutan jamu. Jamu tradisional Indonesia
yang telah dipraktekkan secara turun-temurun di masyarakat Indonesia masih
banyak digunakan untuk memelihara kesehatan. Penggunaan obat tradisional akan
bermanfaat bagi kesehatan apabila digunakan secara tepat. Penelitian ini bertujuan
untuk menilai tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat tentang
penggunaan jamu dalam memelihara kesehatan di RT 003 Kelurahan Lebak Bulus
Jakarta Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan
menggunakan metode penelitian cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 195
responden. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang berisi informasi terkait
demografi, pengetahuan, sikap, dan perilaku. Data hasil survei diukur dengan
program olah data statistik (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia
responden yang paling dominan yaitu usia 36 – 45 tahun sebanyak (60,5%),
berdasarkan jenis kelamin terbesar yaitu wanita sebanyak (82,6%), berdasarkan
pendidikan terakhir dominan SMA sebanyak (79,5%) dan berdasarkan pekerjaan
dominan Ibu Rumah Tangga (IRT) sebanyak (51,8%). Tingkat pengetahuan
penggunaan jamu dalam memelihara kesehatan dibagi menjadi tiga kategori yaitu
baik sebanyak (47,7%), cukup sebanyak (42,1%), dan kurang sebanyak (10,3%).
Sikap baik sebanyak (48,2%), cukup sebanyak (43,6%), kurang sebanyak (8,2%).
Sedangkan perilaku baik sebanyak (42,6%), cukup sebanyak (43,1%) dan kurang
sebanyak (14,4%). Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan
dengan sikap masyarakat dan tingkat pengetahuan dengan perilaku masyarakat
tentang penggunaan jamu dalam memelihara kesehatan. Didapatkan hasil nilai uji
chi-square pengetahuan dengan sikap (p value = 0,01) dan pengetahuan dengan
perilaku (p value = 0,00). Pengetahuan merupakan faktor yang mempengaruhi
sikap dan perilaku seseorang tentang penggunaan jamu dalam memelihara
kesehatan

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1. Dr. apt. Ana Yulyana, M. Farm 2. apt. Jenny Pontoan, M. Farm
Subjects: L Education > L Education (General)
T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Farmasi (FF) > Farmasi
Depositing User: perpusistn3
Date Deposited: 22 Apr 2026 04:20
Last Modified: 22 Apr 2026 04:20
URI: http://repo.istn.ac.id/id/eprint/1051

Actions (login required)

View Item
View Item