RABİTHA RUSYIТА, . (2017) UJI AKTIVITAS ANTIMIKROBA EKSTRAK ETANOL DAUN SIRIH MERAH (Piper crocatum) TERHADAP PERTUMBUHAN Propionibacterium acnes DAN Malassezia furfur SECARA IN VITRO. Sarjana thesis, Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN).
COVER _Rabitha Rusyita.pdf
Download (185kB)
ORISINALITAS Rabitha Rusyita.pdf
Download (205kB)
ABSTRAK Rabitha Rusyita.pdf
Download (605kB)
BAB 1 _Rabitha Rusyita.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
BAB 2 _Rabitha Rusyita.pdf
Restricted to Registered users only
Download (6MB)
BAB 5 Rabitha Rusyita.pdf
Restricted to Registered users only
Download (317kB)
full file skripsi _Rabitha Rusyita.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (23MB)
Abstract
Propionibacterium acnes adalah bakteri penyebab jerawat (Acne vulgaris) dan Malassezia furfur merupakan jamur penyebab panu (Pityriasis versicolor). Daun sirih merah (Piper crocatum) diduga memiliki aktivitas antimikroba terhadap Propionibacterium acnes dan Malassezia furfur. Bahan uji adalah daun sirih merah yang diperoleh dari perkebunan di sekitar Institut Pertanian Bogor. Ekstrak etanol daun sirih merah dibuat dengan menggunakan metode sokhletasi dengan pelarut etanol 96% kemudian dipekatkan hingga terbentuk ekstrak kental. Metode yang digunakan untuk menentukan aktivitas antimikroba adalah difusi cakram dengan konsentrasi ekstrak yaitu 10%, 15%, 20%, dan 25%. Media yang digunakan untuk uji aktivitas antibakteri terhadap Propionibacterium acnes adalah Mueller Hinton Agar dan media yang digunakan untuk uji aktivitas antijamur terhadap Malassezia fiurfur adalah Sabouraud Dextrose Agar. Ketokonazol digunakan sebagai kontrol positif pada uji aktivitas antijamur terhadap Malassezia furfur, dan klindamisin digunakan sebagai kontrol positif pada uji aktivitas antibakteri terhadap Propionibacteriwn acnes. Kontrol negatif yang digunakan pada kedua uji aktivitas antimikroba adalah DMSO 100%. Uji aktivitas antimikroba ditentukan dengan mengukur Diameter Daya Hambat pada masing-masing konsentrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun sirih merah memiliki aktivitas antibakteri dengan terbentuknya nilai Diameter Daya Hambat terhadap Propionibacteriwn acnes yaitu pada konsentrasi 10% (9,53 mm), 15% (10,36 mm), 20% (10,50 mm), 25% (10,90 mm). Akan tetapi tidak ada aktivitas antijamur terhadap Malasseria furfur karena tidak terdapat nilai Diameter Daya Hambat. Pada hasil uji Konsentrasi Hambat Minimum terhadap Propionibacterium acnes menunjukkan hasil dengan tidak adanya pertumbuhan bakteri yang terlihat pada konsentrasi 10%.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Additional Information: | 1. Vilva Syafriana., M.Si |
| Subjects: | L Education > L Education (General) R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Farmasi (FF) > Farmasi |
| Depositing User: | perpusistn5 |
| Date Deposited: | 29 Jan 2026 04:21 |
| Last Modified: | 29 Jan 2026 04:21 |
| URI: | http://repo.istn.ac.id/id/eprint/137 |
