YANSONE SUHENDRY, . (2018) GAMBARAN CAPAIAN KADAR HEMOGLOBEN PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS DENGAN ANEMIA YANG MENJALANI HEMODIALNA DAN MENDAPAT TERAPI ERITHROIVIETIN SI7MLATING AGENIS DI RSUD Dv. M. YUNUS BENGKULU TAIIUN 2016. Sarjana thesis, Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN).
Cover_Yansone Suhendry (1).pdf
Download (357kB)
Orisinalitas Yansone Suhendry (1).pdf
Download (330kB)
Abstrak Yansone Suhendry (1).pdf
Download (598kB)
Bab 1 Yansone Suhendry (1).pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Bab 2 _Yansone Suhendry (1).pdf
Restricted to Registered users only
Download (19MB)
Bab 5 _Yansone Suhendry (1).pdf
Restricted to Registered users only
Download (714kB)
Full File Skripsi_Yansone Suhendry (1).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (36MB)
Abstract
Penyakit Gagal Ginjal Kronis pada umumnya mengalami anemia. Anemia merupakan komplikasi penyakit Gagal Ginjal Kronis yang bila dibiarkan tidak dikoreksi anemia akan meningkatkan morbiditas dan mortalitas pasien Gagal Ginjal Kronis. Gagal Ginjal Kronis Anemia adalah defisiensi eritropoietin. Terapi ESA (Erythropoietin Stimulating Agents) merupakan lini pertama dalam penanganan anemia Gagal Ginjal Kronis. Penelitian ini bertujuan adalah untuk mengetahui gambaran demografi, persentase capaian kadar Hemoglobin, dosis dan frekuensi Terapi ESA di RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu pada Tahun 2016. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, data penelitian dilakukan secara retrospektif dari data rekam medis pasien Hemodialisa di Instalasi Haemodialisa RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu. Subyek penelitian adalah Pasien Gagal Ginjal Kronis dengan Anemia yang menjalani Hemodialisa dan mendapat Terapi ESA yang memenuhi kriteria inklusi yaitu berusia > 18 Tahun menerima ESA pada tahun 2016; menerima ESA minimal selama 3 bulan; sebanyak 78 sampel. Data dianalisis dalam bentuk persentase. Hasil penelitian ini menunjukan pasien Gagal Ginjal Kronis dengan Anemia yang menjalani Hemodialisa terbanyak adalah laki-laki sebanyak 44 pasien (56.41%) dengan usia terbanyak adalah pada usia 45-55 tahun sebanyak 27 pasien 34.61%). Pemakaian Dosis EPO 3000IU/dua kali seminggu sebanyak 30 pasien (38.5%), dan 48 orang pasien (61.5%) menggunakan dosis EPO 3000 IU/sekali seminggu. Sedangkan capaian kadar Hemoglobin, sebanyak 30 pasien (38.46%) tidak tercapai capaian kadar Hemoglobinnya atau kenaikan Hemoglobin <0.5 gr/dl atau turun pada terapi ESA, sedangkan 48 pasien (61.54%) memberi respon Terapi ESA tercapai capaian kadar Hemoglobin 0.5-1.5 gr/dl.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Additional Information: | 1. Putu Rika Veryanti,M.Farm-Klin., Apt |
| Subjects: | L Education > L Education (General) R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Farmasi (FF) > Farmasi |
| Depositing User: | perpusistn5 |
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 03:30 |
| Last Modified: | 27 Jan 2026 03:28 |
| URI: | http://repo.istn.ac.id/id/eprint/17 |
