STUDI PERENCANAAN SETTING RELE ARUS LEBIH PADA UPRATING PENGHANTAR 150 KV CILEGON BARU – SERANG

M. Rendy Akmi, . (2018) STUDI PERENCANAAN SETTING RELE ARUS LEBIH PADA UPRATING PENGHANTAR 150 KV CILEGON BARU – SERANG. Sarjana thesis, Institut Sains dan Teknologi Nasional.

[thumbnail of Cover.Rendy.pdf] Text
Cover.Rendy.pdf

Download (237kB)
[thumbnail of Orisinalitas.Rendy.pdf] Text
Orisinalitas.Rendy.pdf

Download (549kB)
[thumbnail of Abstrak.Rendy.pdf] Text
Abstrak.Rendy.pdf

Download (358kB)
[thumbnail of Bab 1.Rendy.pdf] Text
Bab 1.Rendy.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of Bab 2.Rendy..pdf] Text
Bab 2.Rendy..pdf
Restricted to Registered users only

Download (11MB)
[thumbnail of Bab 5.Rendy.pdf] Text
Bab 5.Rendy.pdf
Restricted to Registered users only

Download (305kB)
[thumbnail of Full File Skripsi_M. Rendy Akmi.pdf] Text
Full File Skripsi_M. Rendy Akmi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (45MB)

Abstract

Konduktor 150 kV Cilegon Baru - Serang merupakan jalur vital, oleh karena itu diperlukan peningkatan nilai kapasitas arus dengan menerapkan uprating konduktor yang dapat meningkatkan keandalan sistem. Uprating adalah tindakan penggantian peralatan utama dan kawat di gardu relai utama dari nilai arus nominal kecil ke nilai arus nominal yang lebih besar. Dengan demikian, diperlukan juga perubahan pada sistem proteksi, agar sesuai dengan peralatan utama.
Gardu induk yang sedang menjalani penggantian, dengan melakukan perubahan pada pengaturan relai pada konduktor. Salah satu relai yang digunakan untuk mengamankan konduktor adalah relai arus lebih (Over Current Relay), untuk mengamankan peralatan gardu induk dari arus lebih. Kebutuhan pengaturan relai adalah agar relevan dengan nilai kemampuan menahan arus (KHA) dari konduktor yang disuplai.
Gardu Induk Cilegon Baru dan Gardu Induk Serang melakukan peningkatan kapasitas konduktor dengan mengganti peralatan utama dan konduktor kawat tipe ACSR Drake 2x468,5 mm menjadi kawat tipe ACCC Hamburg 2x570 mm, sehingga diperoleh kemampuan arus konduktor dari 1560 A menjadi 2882 A.
Gardu Induk Cilegon Baru Bay 150 kV Serang sebelum peningkatan kapasitas dengan rasio CT 1600/1 memperoleh nilai pengaturan relai OCR dengan nilai pengaturan primer 1872 A, arus pengaturan sekunder 1,17 A dengan TMS 0,4 (SI). Untuk Gardu Induk Cilegon Serang Bay 150 kV sebelum peningkatan kapasitas menggunakan rasio CT 2000/1 memperoleh nilai pengaturan relai OCR dengan nilai pengaturan primer 1872 A, arus pengaturan sekunder 0,936 A dengan TMS 0,3 (SI). Gardu Induk Cilegon Baru Bay 150 kV Serang setelah peningkatan kapasitas menggunakan rasio CT 4000/1 memperoleh nilai pengaturan relai OCR dengan nilai pengaturan primer 3458,4 A, arus pengaturan sekunder 0,8644 dengan TMS 0,35 (SI). Untuk gardu induk Serang Bay 150 kV Cilegon Baru setelah peningkatan kapasitas dengan menggunakan rasio CT 4000/1 diperoleh nilai pengaturan relai OCR dengan nilai pengaturan primer 3458,4 A, arus pengaturan sekunder 0,864A dengan TMS 0,2 (SI).

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: Dr-Ing. H. Agus Sofwan, M.Eng.
Subjects: L Education > L Education (General)
T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Sains Teknolgi Terapan (FSTT) > Teknik Elektro S1
Depositing User: perpusistn4
Date Deposited: 30 Jan 2026 04:09
Last Modified: 30 Jan 2026 04:09
URI: http://repo.istn.ac.id/id/eprint/178

Actions (login required)

View Item
View Item