Ulfah Pratiwikasmara, . (2018) EVALUASI KERASIONALAN PENGGUNAAN OBAT DIARE PADA PASIEN BALITA DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD KABUPATEN BEKASI PERIODE JULI-DESEMBER 2017. Sarjana thesis, Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN).
COVER _Ulfah Pratiwikasmara.pdf
Download (481kB)
ORISINALITAS Ulfah Pratiwikasmara.pdf
Download (331kB)
ABSTRAK Ulfah Pratiwikasmara.pdf
Download (637kB)
BAB 1 Ulfah Pratiwikasmara.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB)
BAB 2 _Ulfah Pratiwikasmara.pdf
Restricted to Registered users only
Download (16MB)
BAB 5 Ulfah Pratiwikasmara.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
full file skripsi_Ulfah Pratiwikasmara.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (50MB)
Abstract
Berdasarkan data Depkes RI, kasus diare pada anak diperkirakan 1,3 miliar episode dan 3,2 juta kematian setiap tahun pada balita. Kejadian diare pada anak balita mengalami 3-4 kali pertahunnya. Menurut hasil Riskesdas tahun 2013, insiden diare untuk semua kelompok umur di Indonesia adalah 3,5%. Sedangkan insiden penyakit diare pada balita di Indonesia adalah 6,7%. Penatalaksanaan terapi diare dengan menggunakan obat dapat menimbulkan masalah-masalah yang berkaitan dengan obat yang digunakan oleh penderita. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengevaluasi kerasionalan penggunaan obat diare pada pasien balita. Jenis penelitian yang dilakukan merupakan jenis penelitian non eksperimental yang bersifat deskriptif dengan menggunakan metode pengumpulan data retrospektif dari data sekunder rekam medik pasien diare balita di Instalasi Rawat Inap RSUD Kabupaten Bekasi periode Juli-Desember 2017. Berdasarkan hasil penelitian di RSUD Kabupaten Bekasi periode Juli-Desember 2017, pasien diare balita lebih banyak pada kelompok usia 12-23 bulan 36,77%, dengan didominasi oleh pasien laki-laki 66,7%. Dan seluruh pasien menderita diare akut 100%. Penggunaan obat terbanyak cairan rehidrasi 28,5%, antibiotik 24,6%, anti sekretori 21,7%, suplemen mineral 22,3%, adsorbensia 2,9%. Penggunaan obat lain terbanyak analgetik antipiretik 34,0% diikuti dengan antiemetik 32,0%. Dengan bentuk sediaan injeksi 36,4% dengan rute pemberian secara intravena 55,5%. Pola terapi diare yang digunakan cairan rehidrasi + antibiotik + antisektretori + suplemen mineral + obat lain 74,4%. Berdasarkan evaluasi kerasionalan pengunaan obat diare pada pasien balita tepat indikasi 64,1%, tepat obat 64,1%, tepat dosis 52,2%, dan tepat frekuensi pemberian obat 86,4%.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Additional Information: | 1. Drs. Tahoma Siregar, M.Si., Apt. |
| Subjects: | L Education > L Education (General) R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Farmasi (FF) > Farmasi |
| Depositing User: | perpusistn5 |
| Date Deposited: | 02 Feb 2026 06:22 |
| Last Modified: | 02 Feb 2026 06:22 |
| URI: | http://repo.istn.ac.id/id/eprint/225 |
