GAMBARAN PENGGUNAAN DAN KESESUAIAN DOSIS ANTIBIOTIKA PADA PASIEN DEWASA DEMAM TIFOID RAWAT INAP R.S. KESDAМ JAYA CIJANTUNG PERIODE TAHUN 2016

Eka Sawitri Wulandari, . (2018) GAMBARAN PENGGUNAAN DAN KESESUAIAN DOSIS ANTIBIOTIKA PADA PASIEN DEWASA DEMAM TIFOID RAWAT INAP R.S. KESDAМ JAYA CIJANTUNG PERIODE TAHUN 2016. Sarjana thesis, Institut Sains dan Teknologi Nasional.

[thumbnail of Cover.Eka.pdf] Text
Cover.Eka.pdf

Download (328kB)
[thumbnail of Orisinalitas.Eka.pdf] Text
Orisinalitas.Eka.pdf

Download (246kB)
[thumbnail of Abstrak.Eka.pdf] Text
Abstrak.Eka.pdf

Download (662kB)
[thumbnail of Bab 1.Eka.pdf] Text
Bab 1.Eka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of Bab 2.Eka.pdf] Text
Bab 2.Eka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (14MB)
[thumbnail of Bab 5.Eka.pdf] Text
Bab 5.Eka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (909kB)
[thumbnail of Full File Skripsi_Eka Sawitri Wulandari.pdf] Text
Full File Skripsi_Eka Sawitri Wulandari.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (36MB)

Abstract

Demam tifoid merupakan penyakit infeksi yang diakibatkan oleh bakteri Salmonella typhi, yang penyebarannya melalui bahan makanan atau minuman yang tercemar bakteri Salmonella typhi yang masuk kedalam saluran cerna. Diagnosa penyakit demam tifoid yang lazim dilakukan berupa gejala klinik, pemeriksaan fisik, dan labolatorium. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan antibiotika pasien demam tifoid dewasa di rumah sakit Kesdam Jaya Cijantung berdasarkan WHO (World Health Organization) tahun 2011 dan IONI (Informatorium Obat Nasional Indonesia) tahun 2014. Penelitian ini merupakan jenis penelitian non-eksperimental dengan metode retrosfektif dan bersifat deskriftif, data yang digunakan merupakan data sekunder dari data rekam medik pasien demam tifoid yang dirawat inap di rumah sakit Kesdam Jaya Cijantung periode Januari-Desember 2016. Didapatkan hasil bahwa pasien yang terkena demam tifoid di RS Kesdam Jaya Cijantung mayoritas berusia 17-25 tahun (43,4%), dengan jenis kelamin terbanyak perempuan (79,2%). Gambaran klinis pasien demam tifoid yang paling banyak mengalami demam sebanyak (100%), dan pengujian labolatorium yang sering dilakukan yaitu, uji widal (83%). Jenis antibiotika yang sering digunakan adalah seftriakson sebanyak 69 (65,1%) dengan dosis 2g dan frekuensi pemberian 1 kali sehari sebanyak 61 (57,6%), dengan kesesuaian dosis terbanyak pada antibiotika kloramfenikol 13 (100%) dan cara pemberian terbanyak secara intravena 91 (85,8%).

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: Dr. Refdanita M.Si.,Apt
Subjects: L Education > L Education (General)
R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Farmasi (FF) > Farmasi
Depositing User: perpusistn4
Date Deposited: 03 Feb 2026 04:12
Last Modified: 03 Feb 2026 04:12
URI: http://repo.istn.ac.id/id/eprint/251

Actions (login required)

View Item
View Item