INSANI NURUL HUTAMI, . (2018) ANALISIS KANDUNGAN VITAMIN С PADA MINUMAN KEMASAN SARI BUAH YANG BEREDAR DI TANGERANG SELATAN DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS. Sarjana thesis, Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN).
COVER INSANI NURUL HUTAMI.pdf
Download (182kB)
ORISINALITAS INSANI NURUL HUTAMI.pdf
Download (123kB)
ABSTRAK INSANI NURUL HUTAMI.pdf
Download (394kB)
BAB 1 INSANI NURUL HUTAMI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
BAB 2 INSANI NURUL HUTAMI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (5MB)
BAB 5 INSANI NURUL HUTAMI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (203kB)
Full File Skripsi_INSANI NURUL HUTAMI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (17MB)
Abstract
Asam askorbat adalah senyawa kimia yang disebut juga vitamin C dengan rumus CoHsO6 larut dalam air, mudah teroksidasi di udara, dengan pemanasan, pada saat produksi maupun pada saat penyimpanan dan mempunyai sifat antioksidan. Vitamin C menguntungkan untuk kesehatan tubuh manusia. Semakin berkembangnya produk-produk makanan dan minuman yang mengandung vitamin C yang beredar di pasaran, maka perlu dilakukan penelitian terhadap kadar vitamin C dalam produk tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar vitamin C yang terdapat pada minuman kemasan sari buah apakah kadar yang terkandung didalam minuman kemasan sari buah sesuai dengan yang tertera pada kemasan atau tidak. Dilakukan analisis kadar vitamin C terhadap minuman sari buah kemasan yang beredar di Tangerang Selatan dengan metode spektrofotmetri UV-Visible. Sampel uji berupa 5 macam produk minuman sari buah kemasan diambil 3 macam sampel dari supermarket di wilayah Bintaro dan 2 macam sampel diperoleh dari pasar tradisional di wilayah Ceger, Tangerang Selatan. Uji validasi dilakukan meliputi uji stabilitas, uji presisi, batas deteksi, batas kuantifikasi, uji perolehan kembali dan uji linearitas. Uji sampel dengan hasil uji validasi telah memenuhi syarat. Dari 5 macam sampel minuman sari buah yang berbeda disaring dengan kertas saring lalu diencerkan dan kemudian diambil filtrat untuk dilakukan uji menggunakan spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 269 nm. Hasil uji menentukan kadar sampel 1 sebesar 47,34 mg/L, sampel 2 sebesar 44,7 mg/L, sampel 3 sebesar 175,65 mg/L, sampel 4 sebesar 12,5 mg/L, dan sampel 5 sebesar 84,17 mg/L. Hasil uji yang didapatkan hanya sampel 3 saja yang sudah dapat memenuhi kebutuhan vitamin C perhari berdasarkan acuan Peraturan Menteri Kesehatan dimana angka kebutuhan vitamin C perhari adalah 90mg.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Additional Information: | 1. Dr. Meilova Amir, M.Sc., Apt. |
| Subjects: | L Education > L Education (General) R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Farmasi (FF) > Farmasi |
| Depositing User: | perpusistn5 |
| Date Deposited: | 03 Feb 2026 07:10 |
| Last Modified: | 03 Feb 2026 07:10 |
| URI: | http://repo.istn.ac.id/id/eprint/260 |
