UJI AKTIVITAS ANTHELMINTIK EKSTRAK ETANOL DAUN RAMBUTAN (Nephelium lappaceum L.) TERHADAP CACING Ascaridia galli SECARA IN VITRO

HENY LUTHFIANY, . (2018) UJI AKTIVITAS ANTHELMINTIK EKSTRAK ETANOL DAUN RAMBUTAN (Nephelium lappaceum L.) TERHADAP CACING Ascaridia galli SECARA IN VITRO. Sarjana thesis, Institut Sains dan Teknologi Nasional.

[thumbnail of COVER_Heny Luthfiany.pdf] Text
COVER_Heny Luthfiany.pdf

Download (409kB)
[thumbnail of ORISINALITAS Heny Luthfiany.pdf] Text
ORISINALITAS Heny Luthfiany.pdf

Download (435kB)
[thumbnail of ABSTRAK_Heny Luthfiany.pdf] Text
ABSTRAK_Heny Luthfiany.pdf

Download (450kB)
[thumbnail of BAB 1_Heny Luthfiany.pdf] Text
BAB 1_Heny Luthfiany.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 2_Heny Luthfiany.pdf] Text
BAB 2_Heny Luthfiany.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB)
[thumbnail of BAB 5 Skripsi_Heny Luthfiany.pdf] Text
BAB 5 Skripsi_Heny Luthfiany.pdf
Restricted to Registered users only

Download (220kB)
[thumbnail of Full File Skripsi_Heny Luthfiany.pdf] Text
Full File Skripsi_Heny Luthfiany.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (32MB)

Abstract

Tanaman rambutan dengan nama latin Nephelium lappaceum L. merupakan tanaman asli dari Indonesia dimana selain buahnya yang dikonsumsi, bagian tanaman lainnya digunakan sebagai pengobatan tradisional. Seluruh bagian tanaman ini bermanfaat untuk kesehatan dan diduga beberapa bagian dari tanaman ini memiliki aktivitas anthelmintik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat aktivitas anthelmintik pada ekstrak etanol daun rambutan secara in vitro. Hewan uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah cacing Ascaridia galli. Ekstrak daun rambutan dibuat dengan melakukan maserasi menggunakan etanol 70%. Hasil penapisan fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak daun rambutan mengandung senyawa flavonoid, tanin, dan saponin. Penelitian ini menggunakan 5 perlakuan dalam pengujiannya yaitu 3 variasi konsentrasi ekstrak daun rambutan (20%, 40%, 80%), pirantel pamoat 0,5% sebagai kontrol positif, dan NaCI 0,9% sebagai kontrol negatif. Pengujian aktivitas anthelmintik dilakukan dengan cara mengamati waktu kematian cacing setiap jam hingga semua cacing mati. Setiap cawan petri pada penelitian ini berisi 5 ekor cacing yang diinkubasi pada suhu 37°C dan dilakukan pengulangan sebanyak tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun rambutan pada konsentrasi 20%, 40%, dan 80% memiliki aktivitas anthelmintik terhadap cacing Ascaridia galli dengan nilai LC50 43,38% dan LTs0 21 jam 29 menit 17 detik.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1. Amelia Febriani, M.Si., Apt 2. Saiful Bahri, M.Si.
Subjects: L Education > L Education (General)
R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Farmasi (FF) > Farmasi
Depositing User: perpusistn3
Date Deposited: 04 Feb 2026 04:20
Last Modified: 04 Feb 2026 04:20
URI: http://repo.istn.ac.id/id/eprint/282

Actions (login required)

View Item
View Item