MUTIA AFDHALITA, . (2018) UJI EFEKTIVITAS ANALGETIK EKSTRAK ETANOL DAUN SEMBUNG (Blumea balsamifera (L.) DC.) TERHADAP MENCIT JANTAN (Mus musculus L) DENGAN METODE INDUKSI KIMIA. Sarjana thesis, Institut Sains dan Teknologi Nasional.
cover _Mutia Afdhalita.pdf
Download (615kB)
orisinalitas _Mutia Afdhalita.pdf
Download (309kB)
abstrak Mutia Afdhalita.pdf
Download (527kB)
bab 1 Mutia Afdhalita.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
bab 2 _Mutia Afdhalita.pdf
Restricted to Registered users only
Download (7MB)
bab 5 _Mutia Afdhalita.pdf
Restricted to Registered users only
Download (366kB)
Full File Skripsi_Mutia Afdhalita.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (32MB)
Abstract
Daun sembung telah digunakan oleh masyarakat Indonesia sebagai obat tradisional. Secara empiris, tanaman ini dipercaya dapat mengatasi rematik, nyeri haid, sakit kepala, sakit perut, perut mulas, nyeri dada akibat penyempitan pembuluh darah korner (angina pectoris), influenza, melancarkan ASI, sariawan, demam, sesak nafas (asma), batuk, bronkitis, perut kembung, diare, dan kencing manis (diabetes melitus). Penelitian ini bertujuan untuk menguji efek analgetik ekstrak etanol 70% daun sembung (Blumea balsamifera (L.) DC.) Bahan uji yang digunakan adalah daun sembung dan dilakukan skrining fitokimia terhadap serbuk daun sembung dan hasilnya, positif mengandung tanin, alkaloid, flavonoid, terpenoid. dan saponin. Ekstraksi dilakukan secara maserasi dan diperoleh ekstrak kental sebesar 55,8 g. Metode yang digunakan adalah metode induksi kimia dengan mengamati geliat. Hewan uji yang digunakan adalah mencit putih jantan galur berumur 2-3 bulan. Dibagi dalam 5 kelompok yaitu, kontrol positif, kontrol negatif, perlakuan dengan bahan uji dosis 60 mg, 120 mg, dan 240 mg. Geliat yang terjadi diamati dan dicatat setiap 5 menit selama 60 menit. Data kuantitatif penghambatan terhadap geliat tersebut dianalisis menggunakan one-way Anova test dan dilanjutkan dengan LSD. Hasil penelitian ekstrak etanol daun sembung dengan dosis 60, 120, dan 240 mg/20 kg BB mempunyai efek analgetik yang terlihat dengan kemampuannya mengurangi jumlah geliat. Dan dosis dengan efektivitas paling baik yaitu, 240 mg/20 g BB dengan tingkat efektifitas analgetik 106.63%.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Additional Information: | 1. Dr. Mellova Amir, M.Sc.,Apt. |
| Subjects: | L Education > L Education (General) T Technology > T Technology (General) |
| Divisions: | Fakultas Farmasi (FF) > Farmasi |
| Depositing User: | perpusistn3 |
| Date Deposited: | 04 Feb 2026 08:26 |
| Last Modified: | 04 Feb 2026 08:26 |
| URI: | http://repo.istn.ac.id/id/eprint/310 |
