ANALISIS PENGUJIAN TUBE WATER WALL BOILER PLTU "X" DENGAN METODE UJI MERUSAK DAN TIDAK MERUSAK UNTUK MENGETAHUI KONDISI TUBE

Cahyo Singgih Kuntoro Aji, . (2018) ANALISIS PENGUJIAN TUBE WATER WALL BOILER PLTU "X" DENGAN METODE UJI MERUSAK DAN TIDAK MERUSAK UNTUK MENGETAHUI KONDISI TUBE. Diploma thesis, Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN).

[thumbnail of Cover-Cahyo Singgih Kuntoro Aji.pdf] Text
Cover-Cahyo Singgih Kuntoro Aji.pdf

Download (567kB)
[thumbnail of Orisinalitas-Cahyo Singgih Kuntoro Aji.pdf] Text
Orisinalitas-Cahyo Singgih Kuntoro Aji.pdf

Download (655kB)
[thumbnail of Abstrak-Cahyo Singgih Kuntoro Aji.pdf] Text
Abstrak-Cahyo Singgih Kuntoro Aji.pdf

Download (594kB)
[thumbnail of BAB 1-Cahyo Singgih Kuntoro Aji.pdf] Text
BAB 1-Cahyo Singgih Kuntoro Aji.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 2-Cahyo Singgih Kuntoro Aji.pdf] Text
BAB 2-Cahyo Singgih Kuntoro Aji.pdf

Download (12MB)
[thumbnail of BAB 5-Cahyo Singgih Kuntoro Aji.pdf] Text
BAB 5-Cahyo Singgih Kuntoro Aji.pdf

Download (475kB)
[thumbnail of Full File Proyek Akhir_Cahyo Singgih Kuntoro Aji.pdf] Text
Full File Proyek Akhir_Cahyo Singgih Kuntoro Aji.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (45MB)

Abstract

Pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) adalah pembangkit yang mengandalkan energi kinetik dari uap untuk menghasilkan energi listrik. Boiler merupakan salah satu bagian utama dalam suatu pembangkit listrik. Fungsinya yaitu untuk menyerap energi panas dari berbagai jenis bahan bakar melalui proses pembakaran dan dikonversikan menjadi bentuk kerja. Untuk mengetahui kondisi boiler tersebut maka perlu dilakukan pengujian assesmen boiler. Metode yang digunakan dalam assesmen ini yaitu pengujian NDT yang diantaranya pengamatan visual, pengujian thickness, pengujian internal oxide scale, pengujian ultrasonic flaw detector, pengujian DT yang diantaranya pengujian metalografi dan pengujian hardness. Dari data hasil pengujian pengujian maka dapat disimpulkan antara lain, hasil pengamatan visual tube water wall telah mengalami deformasi dan refractory telah mengalami kerusakan, hasil uji thickness tube water wall secara mapping kondisinya masih dalam batas standar Minimal Wall Thickness (MWT) yang diijinkan, hasil pengujian deposit (scale) bagian internal dan external ditemukan adanya deposit yang dapat menyebabkan terjadinya overheating, hasil uji ultrasonic flaw detector terdapat 6 joint tube yang mengalami indikasi cacat crack, hasil uji metalografi pada tube baru hasil pemeriksaan struktur berupa ferit dan perlit kondisi normal sedangkan pada tube yang terpasang (existing terdapat scale dengan struktur mikro bagian luar telah terjadi degradasi material, nilai rata-rata kekerasan pada tube yang terpasang adalah 133.2 HV sedangkan pada tube yang baru (spore di gudang) adalah 126.8 HV. Nilai kekerasan kedua material tersebut terdapat perbedaan dengan standar ASTM A 210 Gr Al yaitu 150 HV. Dengan adanya pengujian tube water wall ini sangat membantu pemeliharaan komponen PLTU. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi masalah-masalah yang dapat mengakibatkan kerusakan pada komponen/alat dan menjaganya selalu tetap normal selama dalam operasi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: 1). Ir.Razul Harfi.MM.MT
Subjects: L Education > L Education (General)
T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Sains Teknolgi Terapan (FSTT) > Teknik Mesin D3
Depositing User: perpusistn3
Date Deposited: 19 Feb 2026 04:43
Last Modified: 19 Feb 2026 04:43
URI: http://repo.istn.ac.id/id/eprint/453

Actions (login required)

View Item
View Item