Analisis Pengaruh Kecepatan Aliran Fluida Dingin Terhadap Efektivitas Shell and Tube Heat Exchanger

Tubagus Mochammad Ichwan Akbar, . (2019) Analisis Pengaruh Kecepatan Aliran Fluida Dingin Terhadap Efektivitas Shell and Tube Heat Exchanger. Sarjana thesis, Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN).

[thumbnail of Cover-TUBAGUS MOCHAMMAD ICHWAN AKBAR.pdf] Text
Cover-TUBAGUS MOCHAMMAD ICHWAN AKBAR.pdf

Download (659kB)
[thumbnail of Orisinalitas-TUBAGUS MOCHAMMAD ICHWAN AKBAR.pdf] Text
Orisinalitas-TUBAGUS MOCHAMMAD ICHWAN AKBAR.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Abstrak-TUBAGUS MOCHAMMAD ICHWAN AKBAR.pdf] Text
Abstrak-TUBAGUS MOCHAMMAD ICHWAN AKBAR.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 1-TUBAGUS MOCHAMMAD ICHWAN AKBAR.pdf] Text
BAB 1-TUBAGUS MOCHAMMAD ICHWAN AKBAR.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of BAB 2-TUBAGUS MOCHAMMAD ICHWAN AKBAR.pdf] Text
BAB 2-TUBAGUS MOCHAMMAD ICHWAN AKBAR.pdf

Download (17MB)
[thumbnail of BAB 5-TUBAGUS MOCHAMMAD ICHWAN AKBAR.pdf] Text
BAB 5-TUBAGUS MOCHAMMAD ICHWAN AKBAR.pdf

Download (706kB)
[thumbnail of full file skripsi _TUBAGUS MOCHAMMAD ICHWAN AKBAR.pdf] Text
full file skripsi _TUBAGUS MOCHAMMAD ICHWAN AKBAR.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (43MB)

Abstract

Sebagai alat penukar panas dimana temperatur fluida yang tinggi mengalir ke temperatur fluida yang lebih rendah, suatu alat penukar panas diharapkan mempunyai efektivitas yang besar. Secara teoritis kenaikan kecepatan aliran akan menaikan nilai efektivitas dan dapat memperbesar bilangan Reynold dan bilangan Nusselt yang kemudian meningkatkan perpindahan panas secara koveksi. Pengujian ini dilakukan secara konveksi paksa dengan memvariasikan kecepatan fluida dingin (V.) yakni 1,19 m/s hingga 2,91 m/s dengan kecepatan fluida panas yang konstan (V_{h}) = 1, 98m / s * 1 pada temperatur fluida panas masuk (Th,1) = 60°C dan temperatur fluida ) = 32°C yang dibuat konstan. Dari hasil penelitian didapat karakteristik dari suatu alat penukar kalor naik seiring dengan kenaikan kecepatan fluida dingin. Karakteristik alat penukar kalor antara lain yakni bilangan Reynold (Re), bilangan Nusselt (Nu), koefisien konveksi (h), koefisien konveksi menyeluruh (U), perpindahan panas (q), dan efektivitas (e). Dimana didapat karakteristik paling optimal pada kecepatan fluida dingin (V_{c}) = 2, 91m / s dan minimum pada kecepatan fluida dingn (V_{c}) = 1, 19m / s bahwa kenaikan kecepatan aliran fluida dingin dapat kinerja atau efektivitas suatu alat penukar kalor. namun kenaikan efektivitas ini tidak berlangsung terus dimana akan sampai dititik dimana efektivitas tidak naik lagi melainkan turun. Dimana pada kecepatan fluida dingin (V_{c}) = 1, 19m / s * c dapat menyerap panas hingga temperatur fluida dingin naik sampai pada kecepatan (V_{c}) = 2, 91 m/s kenaikan temperatur fluida dingin hanya sampai 41,6°C karena waktu kontak kedua semakin singkat membuat penyerapan kalor fluida panas semakin singkat, maka jika kecepatan fluida dingin dinaikan terus menerus akan membuat penyerapan kalor dari fluida panas turun yang berakibat efektivitas alat penukar kalor akan turun.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1). Ir. Achmad Husen, M.Sc
Subjects: L Education > L Education (General)
T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Sains Teknolgi Terapan (FSTT) > Teknik Mesin S1
Depositing User: perpusistn3
Date Deposited: 19 Feb 2026 15:24
Last Modified: 19 Feb 2026 15:24
URI: http://repo.istn.ac.id/id/eprint/458

Actions (login required)

View Item
View Item