KEPATUHAN PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK ANTARA TERAPI HEMODIALISIS DENGAN TERAPI CONTINUOUS AMBULATORY PERITONEAL DIALYSIS (CAPD) DI RSPAD GATOT SOEBROТО

ANGGUN OCTAVIANINGTYAS, . (2018) KEPATUHAN PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK ANTARA TERAPI HEMODIALISIS DENGAN TERAPI CONTINUOUS AMBULATORY PERITONEAL DIALYSIS (CAPD) DI RSPAD GATOT SOEBROТО. Sarjana thesis, Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN).

[thumbnail of Cover-ANGGUN OCTAVIANINGTYAS.pdf] Text
Cover-ANGGUN OCTAVIANINGTYAS.pdf

Download (394kB)
[thumbnail of Orisinalitas-ANGGUN OCTAVIANINGTYAS.pdf] Text
Orisinalitas-ANGGUN OCTAVIANINGTYAS.pdf

Download (520kB)
[thumbnail of Abstrak-ANGGUN OCTAVIANINGTYAS.pdf] Text
Abstrak-ANGGUN OCTAVIANINGTYAS.pdf

Download (663kB)
[thumbnail of BAB 1-ANGGUN OCTAVIANINGTYAS.pdf] Text
BAB 1-ANGGUN OCTAVIANINGTYAS.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[thumbnail of BAB 2-ANGGUN OCTAVIANINGTYAS.pdf] Text
BAB 2-ANGGUN OCTAVIANINGTYAS.pdf
Restricted to Registered users only

Download (18MB)
[thumbnail of BAB 5-ANGGUN OCTAVIANINGTYAS.pdf] Text
BAB 5-ANGGUN OCTAVIANINGTYAS.pdf
Restricted to Registered users only

Download (693kB)
[thumbnail of Full File Skripsi_Anggun Octavianingtyas.pdf] Text
Full File Skripsi_Anggun Octavianingtyas.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (52MB)

Abstract

Gagal ginjal kronik adalah kerusakan ginjal yang menyebabkan ginjal tidak dapat membuang racun dan produk sisa dari darah, ditandai dengan adanya protein dalam urin serta penurunan laju filtrasi glomerulus, yang berlangsung lebih dari 3 bulan. Pasien gagal ginjal kronik harus segera mendapatkan terapi pengganti ginjal untuk mempertahankan hidupnya. Terapi pengganti ginjal dapat berupa hemodialisis, dialisis peritonial (CAPD dan CCPD) atau transplantasi ginjal. Terapi pengganti ginjal yang paling banyak digunakan saat ini adalah terapi hemodialisis yang disusul dengan terapi CAPD. Kepatuhan pasien merupakan salah satu masalah utama dalam menjalani terapi hemodialisis dan CAPD. Ketidakpatuhan pasien terhadap terapi dialisis mengkhawatirkan karena dapat menyebabkan uremia, kelebihan cairan sehingga dapat terjadi pembengkakan pada bagian tubuh, sesak napas, dan gagal jantung akibat kadar kalium yang melonjak naik. Kepatuhan pasien terhadap rekomendasi dan perawatan dari pemberi pelayanan kesehatan adalah penting untuk kesuksesan suatu terapi. Kepatuhan pasien dalam menjalani terapi mempengaruhi kualitas hidup, biaya perawatan kesehatan, serta morbiditas dan mortilitas pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apakah ada perbedaan kepatuhan pasien gagal ginjal kronik antara terapi hemodialisis dengan terapi CAPD. Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode consecutive sampling dan didapatkan sampel sebanyak 56 pasien (28 pasien gagal ginjal kronik dengan terapi hemodialisis, 28 pasien gagal ginjal kronik dengan terapi CAPD). Kuesioner yang digunakan adalah kuesioner MMAS-8 yang merupakan salah satu instrument untuk menilai kepatuhan terapi pasien yang banyak digunakan di dunia kesehatan. Analisis hasil penelitian menggunakan Mann U Whitney (bivariat) dengan a=0,05. Dari hasil penelitian didapatkan tidak ada perbedaan bermakna kepatuhan pasien gagal ginjal kronik antara terapi hemodialisis dengan terapi CAPD (p=0,157).

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1). Dr. Lili Musnelina M.Si. Apt. 2). Kotonel Ckm. Drs. Del Ferdinal Apt., MAP.
Subjects: L Education > L Education (General)
R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Farmasi (FF) > Farmasi
Depositing User: perpusistn3
Date Deposited: 26 Jan 2026 08:29
Last Modified: 24 Feb 2026 02:40
URI: http://repo.istn.ac.id/id/eprint/46

Actions (login required)

View Item
View Item