Ali Rahmat Salam, . (2017) PENGARUH ARUS PENGELASAN BAJA KARBON RENDAH TERHADAP KEKUATAN TARIK DAN KETANGGUHAN LAS SMAW DENGAN ELEKTRODA E7018. Sarjana thesis, Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN).
Cover-Ali Rahmat Salam.pdf
Download (363kB)
Orisinalitas-Ali Rahmat Salam.pdf
Download (1MB)
Abstrak-Ali Rahmat Salam.pdf
Download (1MB)
BAB 1-Ali Rahmat Salam.pdf
Download (3MB)
BAB 2-Ali Rahmat Salam.pdf
Download (11MB)
BAB 5-Ali Rahmat Salam.pdf
Download (822kB)
Full File Skripsi_Ali Rahmat Salam.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (81MB)
Abstract
Kualitas hasil lasan pada bejana bertekanan (pressure Vessel) maupun equipmen lainnya yang mamakai sambungan las sangatlah dipengaruhi oleh keterampilan pengelas serta parameter lainnya seperti tegangan busur, besar arus, kecepatan pengelasan, besarnya penembusan dan polaritas listrik. Penentuan besarnya arus dalam penyambungan logam menggunakan las busur mempengaruhi efisiensi pekerjaan dan bahan las. Berdasarkan permasalahan yang ada terkait kualitas hasil lasan untuk memperkecil terjadinya crack, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh arus pengelasan Baja Karbon Rendah terhadap kekuatan tarik, ketangguhan, kekerasan dan struktur mikro las SMAW dengan elektroda E7018 menggunakan metodologi penelitian experimen dengan menggunakan bahan baja paduan rendah ASTM SA 516 gr 70 yang mengandung unsur kimia C-0.16%, Si 0.37%, Mn 0.146%, S 0.11%, Ni 1%, Nb 1%, Cr-2%, Cu 0.47%. Bahan diberi perlakuan pengelasan dengan variasi arus 110 A, 130 A dan 150 dengan menggunakan las SMAW DC polaritas terbalik dengan elektroda E7018 diameter 3,2 mm. Spesimen dilakukan pengujian tarik, ketangguhan, kekerasan dan foto struktur mikro dengan hasil kekuatan tarik sambungan las tertinggi terjadi pada variasi arus 130 A dengan rata-rata 546,83 MPa yang mengalami kenaikan sebesar 21.77 MPa dari raw materials. Kekuatan luluh tertinggi terjadi pada variasi arus 130 A dengan rata-rata 377.27 MPa yang mengalami kenaikan sebesar 17.27 MPa dari raw materials. Ketangguhan pada daerah las tertinggi terjadi pada variasi arus 110 A dengan rata-rata sebesar 1.85 Joule/mm², hal ini mengalami penurunan 0.375% dari raw materials. Tingkat kekerasan tertinggi terjadi pada daerah Weld Metal dengan rata-rata 201.5 kg/mm² dari variasi arus 150 A, hal ini terlihat pada struktur mikronya dengan butir lebih lembut dibandingkan variasi arus pengelasan yang lainya.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Additional Information: | 1).Ir. Mohamad Faizal Husen |
| Subjects: | L Education > L Education (General) T Technology > T Technology (General) |
| Divisions: | Fakultas Sains Teknolgi Terapan (FSTT) > Teknik Mesin S1 |
| Depositing User: | perpusistn3 |
| Date Deposited: | 19 Feb 2026 16:23 |
| Last Modified: | 19 Feb 2026 16:23 |
| URI: | http://repo.istn.ac.id/id/eprint/460 |
