SHINTA RAMANI, . (2018) ANALISA BIAYA ALAT KESEHATAN DAN OBAT TINDAKAN OPERASI JANTUNG PROSEDUR BENTALL DI RS JANTUNG DAN PEMBULUH DARAH HARAPAN KITА PERIODE JANUARI 2016 - DESEMBER 2016. Sarjana thesis, Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN).
COVER SHINTA RAMANI.pdf
Download (276kB)
ORISINALITAS SHINTA RAMANI.pdf
Download (258kB)
ABSTRAK SHINTA RAMANI.pdf
Download (511kB)
BAB 1 SHINTA RAMANI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
BAB 2 SHINTA RAMANI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (10MB)
BAB 5 SHINTA RAMANI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (454kB)
Full File Skripsi_SHINTA RAMANI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (52MB)
Abstract
Penyakit pembuluh darah aorta merupakan salah satu penyakit pembuluh darah arteri yang jarang terjadi namun memiliki efek yang sangat berbahaya. Prosedur Bentall adalah operasi yang dilakukan untuk memperbaiki kerusakan dari aorta. Prosedur ini melibatkan penggantian akar aorta, katup (tiga flaps yang memastikan aliran satu arah darah dari jantung ke aorta), dan re-implantasi arteri koroner. Analisa biaya digunakan untuk menilai tarif tindakan apakah sudah sesuai bila dibandingkan dengan biaya pemakaian alat kesehatan dan obat pada pasien operasi jantung prosedur Bentall di RSJPD Harapan Kita. Selama tahun 2016, terdapat 31 pasien yang dioperasi jantung dengan prosedur Bentall. Tarif layanan operasi jantung prosedur Bentall yang berlaku di RSJPD Harapan Kita dikurang dengan biaya pemakaian alat kesehatan dan obat, hasilnya selisih negatif pada biaya operasi jantung prosedur Bentall, sebesar -Rp.1.009.693.508,-. Biaya pemakaian alat kesehatan dan obat rata-rata Rp.160.532.049,- dengan rata-rata tarif tindakan Rp.127.961.290,-. Rata-rata biaya alat kesehatan dan obat mencapai 126,70% dari tarif tindakan 2016. Dari analisa biaya tersebut, diketahui faktor yang mempengaruhi operasi jantung prosedur Bentall adalah: Fase pre operatif dengan rata-rata biaya alat kesehatan dan obat yang paling kecil yaitu Rp.3.817.101,- (3,09%), fase peri operatif dengan rata-rata biaya alat kesehatan dan obat paling tinggi sebesar Rp.98.381.737,- (79,16%) serta fase post operatif dengan rata-rata biaya alat kesehatan dan obat Rp.58.333.211,- (44,45%). Biaya penggunaan alat kesehatan dan obat pada operasi jantung prosedur Bentall belum sesuai bila dibandingkan dengan tarif layanan yang berlaku.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Additional Information: | 1.Dr. Dra. Lili Musnelina, M. Si., Apt. 2. Dra. Siska Amelia, Apt. |
| Subjects: | L Education > L Education (General) R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Farmasi (FF) > Farmasi |
| Depositing User: | perpusistn5 |
| Date Deposited: | 24 Feb 2026 04:06 |
| Last Modified: | 24 Feb 2026 04:06 |
| URI: | http://repo.istn.ac.id/id/eprint/487 |
