Veronica Tri Septiana, . (2018) SIMULASI PENGARUH PENYEBARAN SINYAL BTS NEW SITE TERHADAP BTS EKSISTING. Sarjana thesis, Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN).
COVER Veronica Tri Septiana.pdf
Download (355kB)
ORISINALITAS Veronica Tri Septiana.pdf
Download (813kB)
ABSTRAK Veronica Tri Septiana.pdf
Download (1MB)
BAB 1Veronica Tri Septiana.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
BAB 2 V eronica Tri Septiana.pdf
Restricted to Registered users only
Download (8MB)
BAB 5 _Veronica Tri Septiana.pdf
Restricted to Registered users only
Download (463kB)
Full File Skripsi_Veronica Tri Septiana.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (40MB)
Abstract
Telekomunikasi seluler saat ini menjadi salah satu teknologi yang terus berkembang. Base Transceiver Station adalah bagian terpenting dalam telekomunikasi seluler, karena BTS merupakan perangkat pemancar dan penerima yang memberikan pelayanan radio ke MS. Dengan berkembangnya teknologi komunikasi seluler, maka kualitas dan performansi dari suatu jaringan seluler perlu diperhatikan agar sesuai dengan kebutuhan pengguna. Untuk memenuhi kebutuhan pengguna dan memperluas cakupan jaringan perlu adanya penambahan site-site baru di lokasi tertentu untuk memperbaiki kualitas jaringan BTS eksisting. Dengan adanya penambahan site baru perlu diperhatikan adanya interferensi yang diakibatkan penambahan BTS baru tersebut. Untuk itu dalam tugas akhir dibuat sebuah simulasi untuk mengetahui apakah terjadi interferensi antara BTS baru dan BTS eksisting dilihat dari hasil coverage BTS dan nilai C/I serta EIRP. Hasil simulasi didapat bahwa 2 data yang berbeda antara BTS Ayanitsel terjadi interferensi dengan BTS Ubungkaja, sedangkan BTS Gatsubarat memiliki hasil coverage yang baik dan tidak ada interferensi.Dilihat dari hasil perhitungan nilai C/I adalah 12,02dB, hasil C/I sudah memenuhi standar yaitu C/I > 12dB,sehingga adanya BTS baru Ayanitsel dan Gatsubarat tidak menimbulkan interferensi terhadap BTS eksisting. Dilihat dari nilai EIRP yang sama yaitu 59,5dB antara BTS baru dan BTS Eksisting, kedua BTS baru tidak disebut sebagai BTS penginterferensi. Interferensi yang terjadi pada simulasi disebabkan karena hasil coverage yang saling tumpang tindih antara BTS Ayanitsel dengan BTS Ubungkaja,sehingga perlu perubahan agar tidak terjadi interferensi. Dengan menurunkan nilai tinggi antenna menjadi 40m dan downtilt antenna menjadi 3°, hasil coverage yang diperoleh lebih baik dan tidak terjadi interferensi.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Additional Information: | 1. Dr. Ir. H. Syamsul Yumin, M.Sc |
| Subjects: | L Education > L Education (General) T Technology > T Technology (General) |
| Divisions: | Fakultas Sains Teknolgi Terapan (FSTT) > Teknik Elektro S1 |
| Depositing User: | perpusistn5 |
| Date Deposited: | 24 Feb 2026 07:23 |
| Last Modified: | 24 Feb 2026 07:23 |
| URI: | http://repo.istn.ac.id/id/eprint/500 |
