POTENSI INTERAKSI OBAT PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI INSTALASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT MARINIR CILANDAK PERIODE OKTOBER-DESEMBER 2017

Maisarah, . (2018) POTENSI INTERAKSI OBAT PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI INSTALASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT MARINIR CILANDAK PERIODE OKTOBER-DESEMBER 2017. Sarjana thesis, Institut Sains dan Teknologi Nasional.

[thumbnail of Cover.Maisarah.pdf] Text
Cover.Maisarah.pdf

Download (379kB)
[thumbnail of Orisinalitas.Maisarah.pdf] Text
Orisinalitas.Maisarah.pdf

Download (300kB)
[thumbnail of Abstrak.Maisarah.pdf] Text
Abstrak.Maisarah.pdf

Download (585kB)
[thumbnail of Bab 1.Maisarah.pdf] Text
Bab 1.Maisarah.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[thumbnail of Bab 2.Maisarah.pdf] Text
Bab 2.Maisarah.pdf
Restricted to Registered users only

Download (13MB)
[thumbnail of Bab 5.Maisarah.pdf] Text
Bab 5.Maisarah.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of Full File Skripsi_Maisarah.pdf] Text
Full File Skripsi_Maisarah.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (55MB)

Abstract

Diabetes Melitus tipe 2 merupakan salah satu penyakit metabolik kronik yang memiliki risiko timbulnya berbagai komplikasi. Komplikasi yang muncul dapat meningkatkan jumlah peresepan obat sehingga berpotensi terjadi interaksi obat. Interaksi obat didefinisikan sebagai berubahnya efck suatu obat akibat adanya obat lain, makanan, minuman, termasuk zat-zat kimia yang terdapat dalam lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran potensi interaksi obat pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Marinir Cilandak periode Oktober - Desember 2017. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan data sekunder rekam medik yang kemudian dianalisis kejadian interaksi obat berdasarkan Stockley's Drug Interaction 2012. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 190 sampel yang dianalisis didapatkan yang berpotensi mengalami interaksi obat sebanyak 68 (36%). Gambaran potensi interaksi obat berdasarkan persentase terbanyak adalah 49 kejadian (51,04%) berdasarkan mekanisme farmakokinetik,; berdasarkan tingkat keparahan interaksi adalah tingkat keparahan minor yaitu 52 kejadian (54,17%), dan berdasarkan level signifikansi interaksi adalah level signifikansi 5 yaitu 51 kejadian (53,13%).

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: Dr. Refdanita, M.Si.,Apt
Subjects: L Education > L Education (General)
R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Farmasi (FF) > Farmasi
Depositing User: perpusistn4
Date Deposited: 28 Jan 2026 02:21
Last Modified: 28 Jan 2026 02:21
URI: http://repo.istn.ac.id/id/eprint/90

Actions (login required)

View Item
View Item