EVALUASI RASIONALITAS PENGGUNAAN OBAT DIABETES MELITUS TIPE 2 DI POLI INTERNIS FARMASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT MEILIA TAHUN 2025

Awithiya Putri Dhearahma, . (2026) EVALUASI RASIONALITAS PENGGUNAAN OBAT DIABETES MELITUS TIPE 2 DI POLI INTERNIS FARMASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT MEILIA TAHUN 2025. Sarjana thesis, Institut Sains dan Teknologi Nasional.

[thumbnail of CVR.pdf] Text
CVR.pdf

Download (14kB)
[thumbnail of ORI.pdf] Text
ORI.pdf

Download (827kB)
[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf

Download (462kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (237kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (715kB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (366kB)
[thumbnail of FULLFILE.pdf] Text
FULLFILE.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (25MB)

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis dengan prevalensi yang terus meningkat dan memerlukan terapi yang tepat untuk mencegah komplikasi. Penggunaan obat antidiabetik yang tidak rasional dapat menurunkan efektivitas pengobatan, meningkatkan risiko efek samping, serta menambah biaya terapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik pasien, gambaran pola penggunaan obat antidiabetes tipe 2, serta mengevaluasi rasionalitas penggunaan obat berdasarkan parameter 5T yaitu tepat pasien, tepat indikasi, tepat obat, tepat dosis, dan tepat interval waktu pemberian pada pasien diabetes melitus tipe 2 sesuai standar perkeni 2021 di Poli Internis Farmasi Rawat Jalan Rumah Sakit Meilia periode Oktober–Desember 2025. Penelitian ini merupakan penelitian noneksperimental dengan desain deskriptif retrospektif menggunakan data rekam medis dan e-resep pasien. Sampel penelitian berjumlah 149 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien paling banyak berada pada rentang usia 51–60 tahun (35,57%) dan didominasi oleh perempuan (63,08%). Penyakit penyerta terbanyak adalah hipertensi (34,90%). Terapi yang paling sering digunakan adalah pengobatan kombinasi (58%), dengan golongan sulfonilurea (45,66%) dan biguanid (28,68%) sebagai obat yang paling banyak diresepkan. Evaluasi rasionalitas menunjukkan ketepatan pasien sebesar 94%, tepat indikasi 87%, tepat obat 84%, tepat dosis 91%, dan tepat interval 76%, dengan tingkat rasionalitas keseluruhan sebesar 57%.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1. Dr.apt. Putu Rika Veryanti,M.Farm-Klin 2. apt. Fransisca Dhani K., M. Farm
Subjects: L Education > L Education (General)
R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Farmasi (FF) > Farmasi
Depositing User: perpusistn3
Date Deposited: 16 Apr 2026 04:30
Last Modified: 16 Apr 2026 04:30
URI: http://repo.istn.ac.id/id/eprint/957

Actions (login required)

View Item
View Item