Binky Reza Oktandy, . (2019) PERAWATAN SISTEM PENGEREMAN PADA LOKOMOTIF TIPE CC 203. Diploma thesis, Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN).
Cover-BINKY REZA OKTANDY (1).pdf
Download (445kB)
Orisinalitas-BINKY REZA OKTANDY (1).pdf
Download (1MB)
Abstrak-BINKY REZA OKTANDY (1).pdf
Download (1MB)
BAB 1-BINKY REZA OKTANDY (1).pdf
Download (2MB)
BAB 2-BINKY REZA OKTANDY (1).pdf
Download (13MB)
BAB 5-BINKY REZA OKTANDY (1).pdf
Download (1MB)
full file skripsi_BINKY REZA OKTANDY (1).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (44MB)
Abstract
Analisa Sistem Pengereman Pada Lokomotif Tipe CC 203, Laporan Tugas Akhir, Program Studi Teknik Mesin D3, Jurusan Teknik Mesin, Lokomotif adalah bagian dari rangkalan kereta api di mana terdapat mesin untuk menggerakkan kereta apl. Blasanya lokomotif terletak paling depan dari rangkaian kereta apl. Operator dari lokomotif disebut masinis. Masinis menjalankan kereta api berdasarkan perintah dari pusat pengendali perjalanan kereta api melalui sinyal yang terletak di pinggir jalur rel. lokomotif di Indonesia terbagi menjadi 4. Yaitu lokomotif uap, lokomotif diesel hidrolik, lokomotif diesel elektrik dan lokomotif listrik. Lokomotif diesel pertama di Indonesia adalah lokomotif diesel elektrik bertipe CC 200. Lokomotif CC200 dengan nomor model Alco-GE UM 106T adalah lokomotif diesel elektrik berkabin ganda pertama di Indonesia, buatan pabrik General Electrie tahun 1953. Seiring waktu berjalan, lokomotif diesel semakin banyak dan bervariasi. Pada tahun 1977, lokomotif' diesel elektrik terbaharukan didatangkan dari pabrik General Electric amerika ke Indonesia dengan tipe CC 201 hingga tahun 1992. Disusul oleh lokomotif CC 203 pada tahun 1995 hingga tahun 2002, dan pada tahun 2003 Indonesia berhasil membuat Lokomotif diesel elektrik terbaharukan pertama yang bekerjasama dengan General Electric Transportation bertipe CC 204 yang terbagi 2 batch, hingga pada tahun 2013, lokomotif terbaru dengan memiliki 2 cabin dan dengan mesin yang lebih canggih telah hadir di Indonesia dengan tipe CC 206 sebanyak 150 unit. Dan dikirim dalam 2 batch. Dengan ini, Indonesia telah memiliki 139 unit untuk CC 201, 41 unit untuk CC 203, CC 204 sebanyak 37 unit dan lokomotif terbaru bertipe CC 206 sebanyak 150 unit di Indonesia. Dan hingga saat ini, semua lokomotif masih sanggup berjalan tanpa ada kerusakan yang berarti, karena setiap bulan lokomotif selalu menjalani setiap perawatan berkala setiap 1 bulan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | 1). Ir. Rifki Dermawan |
| Subjects: | L Education > L Education (General) T Technology > T Technology (General) |
| Divisions: | Fakultas Sains Teknolgi Terapan (FSTT) > Teknik Mesin D3 |
| Depositing User: | perpusistn3 |
| Date Deposited: | 20 Feb 2026 04:03 |
| Last Modified: | 23 Feb 2026 07:13 |
| URI: | http://repo.istn.ac.id/id/eprint/464 |
